Brimob Bangun Jembatan WTA, Tingkatan Keselamatan Anak Sekolah
- 10 Feb 2026 22:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Personel Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Ruteng membangun jembatan WTA darurat dari bambu yang menghubungkan RT 16 dan RT 17, RW 004, di Kali Rangkat, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Selasa, 10 Februari 2026. Jembatan tersebut dibangun sebagai akses penting yang selama ini digunakan warga, khususnya anak-anak sekolah.
Pembangunan jembatan darurat ini dipimpin langsung Komandan Kompi 2 Brimob Ruteng, IPTU Soleman W. Talo dan melibatkan 25 personel Brimob bersama warga setempat secara swadaya. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempersingkat jarak tempuh serta meningkatkan keselamatan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Kepada RRI, Lurah Watu, Elsa Dangkut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Ruteng yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu masyarakat. Ia menyebut kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan dan tidak layak digunakan, sementara jembatan darurat tersebut terakhir kali diperbaiki sekitar satu hingga satu setengah tahun lalu. "Biasanya dilewati anak-anak sekolah dari Rangkat," ujarnya.
Elsa berharap warga turut menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun, sembari berharap pemerintah daerah ke depan dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen dari beton. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan inisiatif dari Brimob Ruteng sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. "Ini kemarin betul-betul dari teman-teman Brimob," katanya.
Di sela pembuatan jembatan tersebut, IPTU Soleman W. Talo menjelaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut. "Yang mana aktivitas perlintasan ini dilakukan setiap hari," kata Danki Soleman.
Pembangunan jembatan ini, kata dia, sebagai tindak lanjut dari perintah lisan Presiden Prabowo Subianto yang kemudian diimplementasikan oleh Dansat Brimob NTT. Ia juga menyebutkan bahwa terdapat dua titik jembatan darurat yang direncanakan akan dibangun di wilayah Kelurahan Watu. "Besok kami akan bangun jembatan di dekat Kampus STKIP," ujarnya.
Ia berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga dan merawat jembatan agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama. Hal senada disampaikan Ketua RT 16, Robi Darus, yang mengucapkan terima kasih kepada Kapolda NTT dan Dansat Brimob NTT atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
Pembangunan jembatan darurat ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga serta menjamin keselamatan anak-anak sekolah dalam beraktivitas sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....