Livens Turuk: Dekranasda–Pers–UMKM Kunci Ekonomi Rakyat Manggarai
- 09 Feb 2026 23:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Manggarai, Livinus Vitalis Livens Turuk, menekankan pentingnya sinergi antara Dekranasda, pers, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperkuat ekonomi rakyat secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Livens saat menjadi narasumber Workshop Jurnalistik Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan Persatuan Jurnalis Manggarai di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.
Menurut Livens, sebagian besar produk UMKM Manggarai memiliki kualitas yang layak bersaing di pasar regional hingga nasional. Produk tenun dengan motif khas dan nilai budaya tinggi, kopi Manggarai dengan cita rasa unik, hingga kuliner dan kriya lokal dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
| Baca juga: MS Riviera Dongkrak Ekonomi NTT Rp7,5 Miliar |
Namun demikian, ia menilai keterbatasan promosi yang berkelanjutan masih menjadi tantangan utama. “Produk-produk lokal tersebut belum dikenal luas di tengah ketatnya persaingan pasar,” katanya.
Livens menegaskan persoalan UMKM tidak semata terletak pada kualitas produk, melainkan pada lemahnya branding, belum konsistennya standar mutu, serta keterbatasan jangkauan pemasaran. Selain itu, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), izin PIRT, maupun sertifikasi halal, sehingga menghambat akses ke pasar yang lebih luas.
Dalam konteks tersebut, Livens menilai pers memiliki peran strategis dalam membangun opini publik dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. Melalui pemberitaan yang akurat dan beretika, media dinilai mampu memberikan legitimasi dan membuka peluang pasar baru bagi UMKM.
“Pers bukan hanya promotor, tetapi juga edukator dan pengawas sosial. Publikasi yang konsisten dan berimbang akan menjaga kepercayaan publik terhadap produk lokal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tantangan promosi UMKM di era digital, mulai dari hoaks, promosi menyesatkan, hingga ulasan negatif yang viral tanpa verifikasi. Karena itu, literasi digital dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem UMKM yang sehat dan kredibel.
Livens menekankan pentingnya verifikasi oleh pers sebelum mempublikasikan produk UMKM, mencakup aspek legalitas, mutu produk, serta kebenaran informasi. Di sisi lain, pelaku UMKM didorong memahami komunikasi publik, pengelolaan reputasi digital, dan etika promosi.
Menurutnya, Dekranasda Manggarai berperan sebagai mitra strategis UMKM dalam pembinaan kualitas produk, penguatan desain dan kemasan, serta fasilitasi promosi dan jejaring usaha. Sinergi antara Dekranasda, pers, dan UMKM diharapkan mampu mendorong UMKM Manggarai naik kelas dan memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....