Prisma Gelar Aksi Penghijauan di Sumber Air Wae Pong
- 09 Feb 2026 21:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Jurnalis Manggarai (Prisma) menggelar aksi penghijauan di sumber mata air Wae Pong milik Perumda Tirta Komodo yang berlokasi di Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat yang memiliki visi bersama untuk menjaga dan melestarikan sumber air sebagai penopang kehidupan ribuan warga Manggarai.
Dalam aksi tersebut, peserta menanam sebanyak 100 anakan pohon di sekitar kawasan sumber mata air Wae Pong sebagai upaya konservasi lingkungan dan perlindungan daerah tangkapan air. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Perumda Tirta Komodo Manggarai, Pemerintah Kecamatan Langke Rembong, Kodim 1612 Manggarai, organisasi kemahasiswaan seperti PMKRI Ruteng dan GMNI Manggarai, Badan Eksekutif Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, STIE Karya Ruteng, STIPAS Santu Sirilus Ruteng, serta perwakilan pelajar dari OSIS SMK Santo Aloysius Ruteng, OSIS SMK Karya Ruteng, OSIS SMA Karya Ruteng, dan OSIS SMAK Santu Thomas Aquinas Ruteng.
Direktur Perumda Tirta Komodo Manggarai, Marsel Sudirman, menyampaikan bahwa sumber mata air Wae Pong merupakan salah satu sumber utama penyedia air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Manggarai. Mata air ini melayani hampir 50 ribu jiwa, dan jika digabung dengan sumber Wae Ces I dan II, total sekitar 100 ribu warga menggantungkan kebutuhan air bersihnya dari kawasan tersebut.
“Gangguan pada sumber mata air ini berarti persoalan serius bagi sekitar 100 ribu warga,” ujar Marsel.
Lebih lanjut, Marsel juga mengapresiasi kinerja PDAM Kabupaten Manggarai yang sejak 2021 telah dinilai sebagai yang terbaik di tingkat NTT, serta memberikan penghargaan kepada Prisma karena memilih sumber mata air sebagai lokasi penanaman pohon. Apresiasi juga disampaikannya terhadap inisiatif Prisma yang memilih sumber mata air sebagai lokasi aksi penghijauan, sejalan dengan upaya Perumda Tirta Komodo dalam menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih.
Ketua Panitia HPN 2026 Manggarai, Wilibrodus Jatam, menjelaskan bahwa aksi penghijauan merupakan salah satu dari empat rangkaian kegiatan HPN 2026, selain aksi bersih-bersih Pasar Puni pada 7 Februari, kegiatan workshop, serta penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu.
Ia menegaskan kegiatan ini mencerminkan peran pers yang tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat.
“Peran jurnalis tidak berhenti pada menyampaikan informasi, tapi menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya. Menurutnya, pers juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menjadi teladan dalam menjaga lingkungan.
Sementara, Ketua OSIS SMA Karya Ruteng, Agustina, menilai kegiatan tersebut menanamkan nilai kepedulian dan rasa memiliki terhadap lingkungan, khususnya terhadap keberadaan sumber mata air. Hal senada disampaikan Dosen sekaligus Wakil Ketua III STIE Karya Ruteng, Yanti. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk peduli terhadap lingkungan melalui aksi langsung, bukan hanya pembelajaran di ruang kelas.
Dengan penanaman 100 anakan pohon tersebut, diharapkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Manggarai dapat tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....