Pasca Banjir Hama Tikus Ancam Produksi Pangan

  • 08 Feb 2026 13:56 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Borong – Ancaman terhadap produksi pangan di Kabupaten Manggarai Timur justru muncul setelah banjir mereda. Dinas Pertanian setempat menilai serangan hama tikus pascabanjir lebih berpotensi menurunkan hasil pertanian dibandingkan dampak langsung hujan ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Sentis, mengatakan hujan ekstrem dalam beberapa pekan terakhir tidak menyebabkan gagal panen secara massal. Hal itu disampaikannya saat wawancara bersama RRI, Sabtu, 7 Februari 2026. Menurutnya, sebagian besar lahan persawahan masih dalam kondisi aman dan produktif.

Namun demikian, Yohanes menegaskan perhatian serius kini diarahkan pada serangan hama tikus yang dilaporkan meningkat setelah banjir di tiga kecamatan, yakni Lambaleda Utara, Sambirampas, dan Elar. Hama tersebut menyerang tanaman padi dan jagung yang sedang memasuki fase pertumbuhan. Ia menyebut serangan tikus justru berisiko lebih besar menurunkan produksi dibandingkan genangan air hujan yang relatif cepat surut.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur telah mengajukan bantuan pestisida ke Pemerintah Provinsi NTT. Bantuan tersebut diharapkan dapat segera disalurkan untuk menekan populasi hama dan melindungi tanaman petani.

Selain penanganan hama, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai terkait perbaikan bendungan di Kecamatan Sambirampas. Air irigasi direncanakan mulai dialirkan pada Selasa, 10 Februari 2026, untuk mengairi sekitar 293 hektar sawah yang sebelumnya tertunda masa tanam akibat gangguan cuaca.

Pendampingan lapangan terus dilakukan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan guna memastikan data petani terdampak tercatat secara akurat dan menjadi dasar pengambilan kebijakan. Yohanes mengimbau petani tetap optimis dan terus merawat tanaman yang masih ada sambil menunggu bantuan serta kondisi cuaca yang lebih stabil. Ia menegaskan produksi pangan masih dapat diselamatkan apabila penanganan dilakukan cepat dan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....