Pemkab Sikka Gandeng IKTL Perkuat Data Pembangunan

  • 07 Feb 2026 06:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka resmi menjalin kerja sama dengan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka untuk pengembangan pendidikan berbasis magang dan praktik lapangan mahasiswa. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama berlangsung Jumat pagi, 6 Februari 2026, di Ruang Vidcon Iligai, Lantai 2 Kantor Bupati Sikka.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dan Rektor IKTL, Imelda Oliva Wissang. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data dan pengalaman lapangan.

Melalui perjanjian ini, mahasiswa IKTL akan dilibatkan secara langsung dalam berbagai program kemasyarakatan dan pemerintahan di Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah menargetkan keterlibatan mahasiswa tidak berhenti pada aktivitas administratif, tetapi berkontribusi dalam pengumpulan serta pengolahan data faktual di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Sikka menilai data lapangan yang dihasilkan mahasiswa berpotensi memperkaya basis perencanaan pembangunan daerah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memastikan kebijakan publik disusun berdasarkan kondisi riil masyarakat, bukan semata laporan lama atau asumsi.

Rektor IKTL Imelda Oliva Wissang menjelaskan, kerja sama ini dirancang untuk menjembatani teori akademik dengan realitas lapangan. Menurutnya, mahasiswa membutuhkan ruang belajar kontekstual agar kompetensi akademik yang dimiliki selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan melalui magang dan praktik lapangan, pembangunan lingkungan dan infrastruktur, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk penguatan inovasi dan digitalisasi layanan publik hingga tata kelola pemerintahan desa.

Sementara itu, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menegaskan mahasiswa akan dibekali indikator kerja yang terukur sebelum diterjunkan ke masyarakat. Dengan indikator tersebut, data yang dikumpulkan diharapkan valid dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ia menekankan pentingnya mahasiswa melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan agar perencanaan pembangunan tidak bertumpu pada data yang sudah usang.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sikka mengakui kerja sama ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait mekanisme evaluasi dan tindak lanjut hasil magang mahasiswa. Tanpa sistem pendampingan dan integrasi yang jelas, rekomendasi berbasis data lapangan berpotensi tidak terserap dalam kebijakan daerah.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Adrianus Firminus Parera serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. Pemerintah daerah menegaskan kolaborasi ini akan diukur bukan dari seremoni, melainkan dari kualitas data, ketepatan rekomendasi, dan keberanian mengoreksi kebijakan berdasarkan temuan lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....