Bangkai Truk Molen Trans Flores Akhirnya Dievakuasi
- 05 Feb 2026 15:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Bangkai truk molen yang selama bertahun-tahun terbengkalai di ruas Jalan Trans Flores Labuan Bajo–Ruteng, tepatnya di Cabang Langgo, Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, akhirnya dievakuasi dari badan jalan, Kamis 5 Februari 2026. Evakuasi ini mengakhiri keresahan warga sekaligus memulihkan keselamatan pengguna jalan.
Evakuasi truk molen bernomor polisi B 9739 H tersebut dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Barat dengan mengerahkan alat berat ekskavator serta truk self-loader. Proses pengangkatan rongsokan kendaraan yang telah berkarat itu berlangsung sekitar empat jam.
Kapolsek Sano Nggoang, Ipda Risbel Pandiangan, memimpin langsung pengamanan evakuasi bersama Kanit Patroli Satlantas Polres Manggarai Barat, Aiptu Herman Tedi. Kegiatan ini turut disaksikan Camat Sano Nggoang Alfonsius Arfon dan Kepala Desa Wae Lolos Gervinus Toni sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Selama proses evakuasi, arus lalu lintas tetap berjalan lancar. Personel Satlantas Polres Manggarai Barat dibantu puluhan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cunca Plias secara bergotong royong mengatur kendaraan yang melintas di jalur utama tersebut.
“Kami mohon maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan sementara. Namun evakuasi ini penting untuk menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas ke depan,” kata Ipda Risbel Pandiangan di lokasi.
Kepala Desa Wae Lolos, Gervinus Toni, menyebut keberadaan bangkai truk tersebut telah menjadi ancaman serius, terutama pada malam hari karena minim penerangan. Ia mengungkapkan rongsokan itu telah berada di lokasi hampir enam tahun tanpa kejelasan pemilik.
“Sudah lama menjadi kekhawatiran warga dan pengguna jalan. Hari ini kami bersyukur karena akhirnya ditangani secara serius oleh pemerintah dan kepolisian,” ujarnya.
Camat Sano Nggoang, Alfonsius Arfon, menilai evakuasi ini sebagai contoh nyata pelayanan publik yang menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci penyelesaian persoalan yang selama ini terbengkalai.
Dengan diangkatnya bangkai truk molen tersebut, jalur Trans Flores di kawasan Desa Wisata Wae Lolos kini kembali bersih dan aman. Warga serta wisatawan diharapkan dapat melintasi kawasan ini dengan lebih nyaman tanpa risiko kecelakaan akibat hambatan di badan jalan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....