Komsos KAE Gelar Pelatihan Jurnalistik, Videografi, Konten Media

  • 05 Feb 2026 09:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) paroki-paroki se-Keuskupan Agung Ende memperkuat kapasitas literasi digital melalui Pelatihan Jurnalistik, Fotografi, Videografi, dan Konten Media Sosial Paroki di Rumah Susun Seminari Mataloko, Kabupaten Ngada.

Pelatihan yang berlangsung Rabu, 4 Februari 2026, diikuti 72 peserta yang merupakan utusan Komsos paroki serta perwakilan sejumlah Koperasi Kredit. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas komunikasi Gereja agar lebih adaptif, bertanggung jawab, dan relevan di tengah perkembangan media digital.

Ibadat pembukaan dipimpin RD Carlo Guru yang menekankan pentingnya peran komunikator Gereja dalam menyampaikan pesan iman secara kontekstual. Kegiatan pelatihan hari pertama dipandu RD Safan Rengu sebagai moderator.

Materi utama disampaikan narasumber dari Komsos Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), RD Petrus Noegroho Agoeng Sriwidodo. Ia menegaskan bahwa Komsos tidak hanya bertugas mengelola media sosial paroki, tetapi berperan sebagai komunikator pengharapan yang membutuhkan tata kelola organisasi yang sehat, kemandirian pembiayaan, serta pemahaman etika dan keamanan siber.

Pendalaman materi juga disampaikan R.B.E. Agung Nugroho yang mengulas panggilan pewartaan Komsos sebagai instrumen Gereja untuk berkomunikasi dengan dunia. Ia menekankan pentingnya prinsip Communio, Communication, dan Communio Sacramentalis sebagai fondasi karya komunikasi Gereja, sekaligus mendorong tata kelola paroki yang berkelanjutan dan akuntabel.

Pada sesi malam, peserta dibekali materi Jurnalistik Katolik yang meliputi teknik pencarian fakta, penulisan berita, serta pemahaman nilai berita. Diskusi berlangsung aktif, khususnya terkait pembentukan tim Komsos paroki yang solid serta pengelolaan keamanan data digital.

Pelatihan ini diharapkan mendorong Komsos paroki di wilayah Keuskupan Agung Ende untuk lebih profesional dalam menyampaikan informasi, membangun narasi yang edukatif, serta memperkuat kehadiran Gereja di ruang digital secara bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....