Gubernur Resmikan Fakultas Kedokteran Swasta Pertama NTT
- 04 Feb 2026 14:39 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Rabu, 4 Februari 2026. Peresmian ini menandai hadirnya fakultas kedokteran swasta pertama di NTT sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan dan memperluas akses pendidikan kedokteran, khususnya bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dengan diresmikannya Fakultas Kedokteran UCB, NTT kini memiliki dua fakultas kedokteran, masing-masing satu negeri dan satu swasta. Gubernur Melkiades menyebut capaian ini sebagai lompatan penting dalam pembangunan sektor kesehatan daerah.
“Hari ini NTT resmi memiliki dua fakultas kedokteran. Ini adalah lompatan besar. Kehadiran Fakultas Kedokteran UCB membuka akses lebih luas bagi putra-putri NTT untuk menempuh pendidikan kedokteran, sekaligus memperkuat upaya mengatasi ketimpangan layanan kesehatan,” ujar Gubernur Melkiades.
Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Yayasan dan pimpinan Universitas Citra Bangsa atas inisiatif membuka Fakultas Kedokteran. Ia juga mengapresiasi RSUD S.K. Lerik Kupang yang ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran UCB.
Menurut Gubernur, kolaborasi antara perguruan tinggi dan fasilitas layanan kesehatan menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Melkiades menyoroti masih terbatasnya jumlah tenaga dokter di NTT. Karena itu, ia menegaskan agar penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran UCB memprioritaskan anak-anak daerah.
“Dari rencana penerimaan sekitar 50 mahasiswa per tahun, minimal 90 persen berasal dari NTT. Ini adalah bentuk keberpihakan untuk menjawab kebutuhan daerah,” katanya.
Terkait pembiayaan, Gubernur menyebut pendidikan kedokteran membutuhkan biaya besar. Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, akan mendorong skema pembiayaan yang lebih adil melalui kerja sama dengan pemerintah pusat, termasuk pemanfaatan program beasiswa.
“Kita akan memaksimalkan peluang beasiswa, baik dari LPDP maupun dukungan Kementerian Kesehatan, untuk dokter umum dan dokter spesialis,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang saling melengkapi antara Fakultas Kedokteran UCB dan Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Selain itu, rumah sakit di berbagai wilayah NTT diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai wahana praktik mahasiswa.
“Dokter tidak hanya dibentuk di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung di tengah masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melkiades menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang adil bagi seluruh masyarakat NTT.
“Tidak boleh ada warga NTT yang meninggal karena tidak terlayani. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki sistem layanan dasar,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....