Truk Molen Mangkrak Ancam Keselamatan Jalan
- 04 Feb 2026 08:48 WIB
- Ende
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, rongsokan truk tersebut berisiko tinggi memicu kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat kawasan diselimuti kabut tebal. Jalan Trans Flores di lokasi itu dikenal sempit dan menjadi jalur utama penghubung antarwilayah di Pulau Flores.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cunca Plias, Robert Perkasa, mengatakan keberadaan truk tersebut sudah lama dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
“Truk ini bukan hanya mengganggu lalu lintas, tapi sangat berbahaya bagi pengendara. Jalannya sempit, sering berkabut, dan posisi truk tepat di badan jalan,” ujarnya, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurut Robert, hingga kini belum ada kejelasan terkait pemilik kendaraan maupun upaya evakuasi dari pihak terkait. Padahal, jalur Trans Flores merupakan akses vital bagi mobilitas warga serta arus wisata menuju Desa Wisata Wae Lolos dan kawasan sekitarnya.
Menindaklanjuti keluhan warga, Polsek Sano Nggoang mulai melakukan penelusuran untuk mengungkap kepemilikan sah kendaraan tersebut. Langkah ini dilakukan guna mencegah risiko kecelakaan lalu lintas yang terus mengintai pengguna jalan.
“Kami sedang berusaha menelusuri pemilik kendaraan ini,” kata Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan, S.IP, saat dikonfirmasi terpisah.
Keberadaan bangkai truk molen tersebut tidak hanya menjadi ancaman keselamatan lalu lintas, tetapi juga dinilai mengganggu estetika jalan negara yang menjadi etalase pariwisata Pulau Flores.
Warga berharap aparat kepolisian dan pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas agar truk tersebut dapat dievakuasi, sehingga jalur Trans Flores kembali aman dan layak dilalui.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....