Pendekatan Khusus Kunci Pembelajaran Anak Tunagrahita

  • 01 Feb 2026 15:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pembelajaran bagi anak tunagrahita memerlukan pendekatan khusus yang sabar, menyenangkan, dan berulang agar materi dapat dipahami secara efektif, terutama mengingat keterbatasan daya ingat jangka pendek yang dimiliki siswa.

Guru SLBN Tunagrahita Nubatukan, Maria M. Edangwala, mengatakan anak tunagrahita memiliki kemampuan intelektual di bawah rata-rata sehingga guru harus menyampaikan materi secara bertahap dan konsisten melalui pengulangan.

Ia menjelaskan, pendekatan pembelajaran tidak dapat disamakan dengan sekolah umum. Guru dituntut memahami karakter, suasana hati, serta kemampuan masing-masing siswa agar proses belajar berjalan optimal.

Saat ini, SLBN Tunagrahita Nubatukan masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menumpang di SLB Negeri Lole sambil menunggu peresmian gedung baru yang berlokasi di Lamahora Timur, Kecamatan Nubatukan.

Dari sisi sumber daya manusia, sekolah memiliki 13 tenaga pendidik dan kependidikan yang terdiri dari satu kepala sekolah, delapan guru pengajar, serta empat tenaga kependidikan. Keterbatasan jumlah guru membuat sebagian tenaga kependidikan turut membantu proses pembelajaran di kelas.

Jumlah siswa yang terdaftar sekitar 30 orang dengan karakteristik yang beragam. Kondisi ini berdampak pada tingkat kehadiran siswa yang tidak selalu stabil dan membutuhkan kesabaran ekstra dari tenaga pendidik.

Maria menegaskan, pembelajaran yang menyenangkan menjadi kunci agar siswa tunagrahita mampu bertahan di kelas, fokus belajar, dan perlahan mengembangkan kemampuan dasar mereka sesuai potensi masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....