Pemkab Lembata Teken MoU Investasi Perikanan dan Peternakan
- 30 Jan 2026 16:15 WIB
- Ende
RRI .CO.ID, Lembata - Pemerintah Kabupaten Lembata resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama investasi sektor perikanan dan peternakan dengan PT Prime Timor dan mitra investor. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi daerah berbasis pemanfaatan potensi lokal.
Penandatanganan MoU berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Lembata, Rabu malam 28 Januari 2026, dan ditandatangani langsung oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P. Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Kabupaten Lembata Syafrudin Sira, Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan investor.
Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menegaskan kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang investasi. Menurutnya, investasi yang masuk harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah tidak hanya membuka pintu investasi, tetapi memastikan kerja sama ini benar-benar berpihak pada rakyat, khususnya nelayan dan peternak lokal,” kata Bupati Kanisius.
Menurutnya, MoU tersebut mencakup pengembangan sektor perikanan, baik tangkap maupun budidaya, serta penguatan sektor peternakan babi. Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan pada penataan kawasan Bukit Hog sebagai sentra produksi yang berorientasi pasar.
“Kita ingin potensi perikanan dan peternakan Lembata dikelola secara profesional, berkelanjutan, dan mampu menembus pasar antardaerah bahkan ekspor,” ujarnya.
Perwakilan PT Prime Timor, Yuli, menyatakan kesiapan mendukung pengembangan sektor perikanan dan peternakan di Kabupaten Lembata melalui investasi yang berkelanjutan. Dukungan tersebut tidak hanya berupa penyertaan modal, tetapi juga pendampingan teknis serta peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
“MoU ini menjadi dasar kerja sama jangka panjang. Kami siap menyerap hasil perikanan dan peternakan masyarakat, sekaligus membantu peningkatan standar produksi agar sesuai kebutuhan pasar,” ujarnya.
Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Syafrudin Sira, menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini perlu dikawal secara serius agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.
“DPRD mendukung penuh investasi yang sehat dan transparan, sepanjang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Lembata berharap, melalui kerja sama ini, sektor perikanan dan peternakan dapat menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah, sekaligus membuka lapangan kerja dan memperkuat posisi Lembata dalam rantai pasok regional Nusa Tenggara Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....