STIPAR Ende Yudisium 175 Mahasiswa Pendidikan Katolik
- 29 Jan 2026 17:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID ENDE — Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa (STIPAR) Ende Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik melaksanakan yudisium Tahun Akademik 2025–2026 pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi penanda kelulusan mahasiswa semester akhir yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik.
Ketua STIPAR Ende, Romo Fransiskus Z.M. Deidhae, mengatakan yudisium merupakan penentuan kelulusan bagi mahasiswa tingkat akhir. Tahun ini, jumlah peserta yudisium mencapai 175 orang dan seluruhnya dinyatakan lulus atau 100 persen.
“Yudisium merupakan penentuan kelulusan bagi mahasiswa angkatan terakhir yang sudah menyelesaikan studi” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil yudisium, satu mahasiswa meraih predikat memuaskan. Predikat sangat memuaskan diraih sekitar 130 orang, sementara 40 mahasiswa memperoleh predikat cumlaude dan tiga orang meraih predikat magna cumlaude.
Romo Fransiskus menjelaskan, para lulusan diharapkan dapat berkiprah sebagai guru agama Katolik di sekolah-sekolah. Selain itu, mereka juga dipersiapkan menjadi tenaga pastoral di paroki, lembaga pemerintahan, dan lembaga lain yang membutuhkan.
Sementara itu, peserta yudisium Maria Magdalena Bida mengungkapkan rasa syukur setelah mengetahui hasil Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diraihnya. Ia menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan karena berhasil menyelesaikan seluruh proses akademik dan meraih predikat cum laude pada yudisium tersebut.
“Perasaan pertama saat membaca IPK, puji Tuhan. Hari ini Tuhan melimpahkan berkat kepada saya karena mendapatkan predikat cum laude. Ini menjadi ungkapan syukur atas seluruh proses yang telah saya jalani,” ucapnya.
Maria mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari seluruh proses akademik yang dijalaninya selama masa perkuliahan. Proses itu meliputi bimbingan akademik, persiapan dan penetapan judul, hingga penyelesaian studi yang dilalui bersama rekan-rekannya.
Ia mengakui selama proses bimbingan terdapat berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi bersama teman-temannya. Namun demikian, seluruh capaian nilai yang diraihnya saat ini dinilai sebagai buah dari proses panjang, kerja keras, dan ketekunan selama menjalani studi.
Ke depan, Maria berharap ilmu yang diperolehnya dapat diterapkan secara nyata di lingkungan gereja maupun masyarakat. Selain itu, ia juga berencana melanjutkan studi ke jenjang magister atau S2 guna memperdalam dan mengembangkan keilmuan yang telah dipelajarinya.
Pihak kampus berharap para lulusan mampu menjadi pengabdi umat dan pengabdi masyarakat sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki. Selain itu, lulusan juga diharapkan dapat menjalankan perannya secara bertanggung jawab, berdedikasi tinggi, serta profesional dalam setiap tugas dan pengabdian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....