Pemkab Ende Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Perubahan Iklim
- 29 Jan 2026 15:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Pertanian terus memperkuat berbagai strategi untuk menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sektor pertanian tetap produktif sekaligus menjamin ketahanan pangan masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Gadir Dean, SP, mengatakan perubahan iklim berdampak signifikan terhadap pola tanam, produktivitas lahan, serta ketersediaan air bagi pertanian. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah adaptif dan berkelanjutan agar produksi pangan tetap terjaga.
“Perubahan iklim menyebabkan musim tanam menjadi tidak menentu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami mendorong petani menyesuaikan kalender tanam serta memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan maupun curah hujan tinggi,” ujarnya saat diwawancarai RRI,Kamis, 29 Januari 2026.
Selain penyesuaian pola tanam, Dinas Pertanian Kabupaten Ende juga memperkuat pemanfaatan teknologi pertanian ramah iklim. Salah satunya melalui pengembangan sistem irigasi sederhana, embung desa, serta optimalisasi lahan pertanian tadah hujan.
“Ketersediaan air menjadi faktor kunci. Kami terus mendorong pembangunan dan pemeliharaan sumber air pertanian agar petani tidak sepenuhnya bergantung pada hujan,” kata Gadir.
Upaya lain yang dilakukan adalah diversifikasi pangan lokal. Pemerintah daerah mendorong masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas, tetapi memanfaatkan potensi pangan lokal seperti jagung, ubi-ubian, dan sorgum yang relatif lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
“Diversifikasi pangan sangat penting untuk mengurangi risiko gagal panen. Selain padi, kami terus mengembangkan komoditas pangan lokal yang sesuai dengan kondisi agroklimat di Ende,” ujarnya.
Gadir menambahkan, peningkatan kapasitas petani juga menjadi perhatian utama. Melalui penyuluhan dan pendampingan, petani dibekali pemahaman tentang pertanian adaptif, pengelolaan lahan berkelanjutan, serta penggunaan pupuk dan benih yang tepat.
“Kami berharap dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, ketersediaan pangan di Kabupaten Ende tetap terjaga meskipun dihadapkan pada tantangan perubahan iklim,” ucapnya.
Dengan berbagai strategi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ende optimistis mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....