Dosen STKIP Citra Bakti Ngada Ingatkan Etika Pemanfaatan AI

  • 28 Jan 2026 11:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kalangan mahasiswa dinilai membawa peluang sekaligus risiko dalam dunia pendidikan. Dosen STKIP Citra Bakti Ngada, Bernabas Wani, S.SP., M.Pd., menekankan pentingnya sikap bijak dan beretika dalam menggunakan teknologi tersebut.

Hal itu disampaikannya saat dialog interaktif bersama Pro 2 RRI Ende, Kamis (8/1/2026). Menurutnya, AI kini telah menjadi bagian dari keseharian mahasiswa, terutama dalam mengakses informasi akademik.

Berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan digunakan mahasiswa untuk mencari referensi, menyusun ide tulisan, hingga menyunting bahasa dalam tugas perkuliahan. Kondisi ini, kata Bernabas, merupakan dampak dari kemajuan teknologi yang tidak bisa dihindari.

Ia menegaskan, penguasaan teknologi justru menjadi kebutuhan, namun harus disertai dengan kesadaran etis dalam proses pembelajaran.

“Teknologi boleh dimanfaatkan bahkan perlu dikuasai, tetapi jangan sampai menghilangkan kejujuran dan integritas akademik mahasiswa,” tegasnya.

Bernabas menjelaskan, tugas akademik sejatinya dirancang untuk melatih kemampuan analisis, berpikir kritis, serta tanggung jawab mahasiswa. Penggunaan AI secara berlebihan berpotensi menghilangkan nilai proses belajar yang menjadi inti pendidikan tinggi.

Di lingkungan kampus, lanjutnya, para dosen mulai menerapkan batas toleransi penggunaan AI melalui sistem pendeteksi. Jika hasil tugas mahasiswa melewati ambang batas yang ditentukan, maka tugas tersebut dapat dikembalikan untuk diperbaiki atau dikenai sanksi akademik sesuai ketentuan.

Ia berharap mahasiswa mampu menjadikan AI sebagai sahabat dalam pembelajaran, bukan sebagai jalan pintas. Dengan etika yang terjaga, teknologi dinilai dapat memperkuat kualitas pendidikan dan membentuk lulusan yang berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....