KM Lawit Diharapkan Dorong Ekonomi Dan Pariwisata Lembata

  • 28 Jan 2026 10:12 WIB
  •  Ende

RRI. CO. ID, Lembata - Kehadiran KM Lawit sebagai kapal penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang singgah di Pelabuhan Laut Lewoleba diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kabupaten Lembata. Kapal tersebut kini resmi melayani rute  yang menghubungkan sejumlah wilayah strategis di Indonesia bagian timur.

Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, mengatakan peningkatan layanan transportasi laut menjadi faktor penting dalam membuka akses wilayah dan memperkuat pergerakan ekonomi masyarakat. Menurutnya, bertambahnya kapal Pelni yang singgah di Lewoleba akan berdampak langsung pada aktivitas perdagangan, distribusi barang, dan mobilitas masyarakat.

“Dengan bertambahnya kapal Pelni yang masuk ke Lembata, tentu akses masyarakat semakin terbuka dan ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” kata Petrus Kanisius Tuaq pada kegiatan sandar perdana di pelabuhan Lewoleba Kamis, 22 Januari 2026 lalu.

Ia juga berharap kehadiran KM Lawit dapat menarik minat wisatawan dari daerah-daerah yang dilalui kapal tersebut untuk berkunjung ke Lembata. Akses transportasi laut yang lebih baik dinilai menjadi pintu masuk penting bagi pengembangan pariwisata daerah.

“Kami berharap wisatawan dari daerah singgah sebelumnya dapat melanjutkan perjalanan ke Lembata dan menikmati potensi wisata yang kami miliki,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Operasi PT Pelni Cabang Larantuka, Tommy Christofel, menyampaikan bahwa penambahan layanan kapal di Pelabuhan Laut Lewoleba merupakan bagian dari upaya Pelni meningkatkan konektivitas antarpulau. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat jaringan transportasi laut di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Pelni berharap penyempurnaan armada ke depan dapat meningkatkan aktivitas transportasi laut dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Lembata,” kata Tommy Christofel.

Ia juga mengungkapkan adanya rencana pengembangan Lewoleba menjadi cabang atau induk PT Pelni pada masa mendatang. Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pelni dan pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan transportasi laut yang berkelanjutan.

“Kami mengajak pemerintah daerah untuk terus bersinergi agar pelayanan Pelni ke depan semakin optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Dengan hadirnya KM Lawit, Pelabuhan Laut Lewoleba kini dilayani oleh empat kapal Pelni. Kondisi ini diharapkan semakin memperkuat peran Lembata sebagai simpul transportasi laut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....