Future School Dorong Pembelajaran Bilingual Berbasis Budaya
- 27 Jan 2026 18:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Pemerintah Kabupaten Flores Timur mulai menerapkan Program Future School di sejumlah sekolah percontohan. Program ini mengintegrasikan pembelajaran bahasa Inggris dengan pendekatan budaya lokal dan bahasa ibu siswa.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Flores Timur, Felix Suban Hoda, mengatakan metode ini meniru proses alami anak dalam mempelajari bahasa daerah. Bahasa Inggris diajarkan melalui praktik komunikasi sehari-hari, bukan hanya struktur tata bahasa.
| Baca juga: TBAM Perluas Ruang Belajar Pelajar SMP |
Program Future School telah diuji coba selama satu semester terakhir. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi siswa dalam menggunakan bahasa Inggris.
Felix menjelaskan, siswa menjadi lebih percaya diri saat berinteraksi menggunakan bahasa Inggris di lingkungan sekolah. Proses belajar juga dinilai lebih kontekstual karena dikaitkan dengan budaya setempat.
| Baca juga: Lima SMP Ikuti Program School Collabs 2026 |
Saat ini, program tersebut diterapkan di lima sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama. Sekolah-sekolah tersebut ditetapkan sebagai pilot project untuk mengukur efektivitas metode pembelajaran.
Selain pembelajaran bahasa, Future School juga memuat penguatan karakter dan literasi digital. Teknologi dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar.
Pemerintah daerah menargetkan program ini dapat diperluas secara bertahap ke sekolah lain. Langkah tersebut diharapkan mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Flores Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....