Ekskavator Tiba di Lokasi Longsor Desa Goreng Meni
- 25 Jan 2026 21:51 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Alat berat jenis ekskavator dilaporkan telah tiba di lokasi longsor di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kehadiran alat berat tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan material longsor sekaligus mendukung proses pencarian korban.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Ferdi Mbembok, saat dihubungi RRI menjelaskan bahwa pada Sabtu sebelumnya pemerintah daerah telah menyiagakan dua unit alat berat di sejumlah titik rawan longsor.
"Selamat siang ade, jadinya kemarin ada dua alat berat yang di turunkan beko untuk standby di simpang Tangkul karena ada berapa titik longsor juga, excavator jadinya pake pihak ke 3 oleh BPBD karena pertimbangan untuk cari yg terdekat, hanya mungkin ada kendala BBM kemarin, alat excavatornya infonya sdh di lokasi, nanti detail infonya coba kontak Pa Kepala BPBD ade," ujarnya.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meluasnya dampak bencana di wilayah tersebut. Kehadiran alat berat di lokasi longsor juga dibenarkan oleh Sekretaris Camat Lamba Leda, Rikardus Samin.
Ia menyebutkan, ekskavator tersebut sempat digunakan untuk memindahkan material longsor yang menutup akses. “Sudah tadi, kaka. Sempat dilakukan kegiatan pemindahan material longsor kurang lebih satu jam, kemudian dihentikan karena hari sudah gelap,” ungkapnya saat dihubungi RRI, Minggu malam.
Sementara itu, sehari sebelumnya, sejumlah warga Desa Goreng Meni mengaku kecewa karena alat berat belum kunjung tiba di lokasi. Padahal, masyarakat setempat sangat berharap kehadiran alat berat guna mempercepat proses pencarian dua korban longsor yang hingga hari ketiga belum ditemukan.
“Belum sampai, kaka. Semua warga kecewa. Kami semua hanya merindukan alat berat. Seluruh warga Desa Goreng Meni menunggu,” ujar seorang warga via pesan WhatsApp kepada RRI
Dengan kehadiran alat berat tersebut, diharapkan upaya pencarian terhadap dua korban longsor dapat berjalan lebih cepat dan optimal. Lebih lanjut, Ekskavator dikerahkan untuk membuka akses yang tertutup material longsor sekaligus mempercepat proses evakuasi di titik-titik yang sulit dijangkau petugas secara manual
Selain itu, keberadaan alat berat dinilai penting untuk menunjang keselamatan tim pencari di lapangan, mengingat kondisi tanah yang masih labil serta potensi terjadinya longsor susulan akibat cuaca yang belum stabil. Pemerintah daerah bersama tim gabungan diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan alat berat agar proses pencarian dapat membuahkan hasil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....