Peternak Diimbau Tingkatkan Manajemen Pakan Ternak
- 24 Jan 2026 09:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID Flores Timur - Dinas Peternakan Kabupaten Flores Timur mengimbau peternak meningkatkan manajemen pakan guna mencegah kematian ternak di wilayah setempat. Imbauan ini disampaikan menyusul temuan kasus ternak babi mati mendadak akibat keracunan pakan di wilayah Flores Timur.
Peternak diminta tidak lagi memberikan pakan berupa ikan busuk atau sisa makanan yang busuk kepada ternak babi mereka. Pakan tercemar berpotensi mengandung racun berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan akut hingga kematian ternak babi.
Selain kualitas pakan, kebersihan kandang juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan ternak secara berkelanjutan. Sanitasi kandang yang rutin dapat mencegah berkembangnya bakteri dan jamur penyebab penyakit pada ternak babi.
“Kami menekankan pentingnya pakan yang bersih, segar, dan memiliki kandungan nutrisi seimbang,” ungkap Sekretaris Dinas Peternakan Flores Timur, Viany Kiti Tokan dalam Florata Pagi Rabu, 21 Januari 2026. Menurutnya, manajemen pakan yang baik akan meningkatkan daya tahan tubuh ternak dan menekan risiko kematian mendadak.
Dinas Peternakan juga mengingatkan peternak untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar kandang setiap hari. Lingkungan kandang yang kotor dapat menjadi sumber penyakit dan memperburuk kondisi kesehatan ternak babi.
“Langkah pencegahan paling sederhana justru berasal dari kedisiplinan peternak dalam mengelola pakan dan kandang,” ujar Viany. Ia menyebutkan, sebagian besar kasus kematian ternak dapat dicegah melalui pola pemeliharaan yang benar dan konsisten.
Peternak juga diimbau segera melaporkan kepada petugas jika menemukan ternak dengan gejala keracunan atau mati mendadak. Pelaporan cepat sangat penting untuk penanganan dini serta mencegah kejadian serupa meluas ke ternak lainnya.
Upaya pencegahan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi usaha peternakan rakyat di Flores Timur. Peternakan babi dinilai memiliki peran penting dalam menopang ekonomi keluarga masyarakat pedesaan setempat.
Dinas Peternakan berharap imbauan teknis ini dipatuhi oleh seluruh peternak demi keberlangsungan usaha ternak. Kerja sama antara peternak dan pemerintah menjadi kunci menjaga kesehatan ternak dan stabilitas produksi di Flores Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....