Pria Magepanda Meninggal Kesetrum Listrik Saat Isi Token
- 24 Jan 2026 07:29 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Nasib tragis dialami MM (31), warga Dusun Magendero RT/RW 012/000 Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Ia meninggal dunia diduga akibat kesetrum listrik saat mengisi token listrik, Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 Wita.
Peristiwa nahas itu terjadi di rumah pondok sawah milik WN yang berada di Kuru, Dusun Tanahbeta, Desa Magepanda. Informasi ini dibenarkan Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Ipda Leonardus Tunga.
Ipda Leonardus menjelaskan, sekitar pukul 09.00 Wita korban pergi ke sawah miliknya untuk membajak lahan. Lokasi sawah tersebut tidak jauh dari rumah pondok sawah yang kemudian menjadi tempat kejadian perkara.
Sekitar tiga jam kemudian, ayah kandung korban berinisial YR datang membawa nomor token listrik untuk diisikan ke meteran di rumah pondok sawah. Korban lalu menuju pondok yang jaraknya sekitar 20 meter dari sawah tempat ia bekerja.
Saat berada di dalam pondok, korban langsung mengisi token listrik pada meteran yang terpasang di dinding. Ketika tengah menekan tombol meteran, korban mendadak tersengat arus listrik dan terjatuh terlentang di lantai.
Korban sempat berteriak memanggil ayahnya yang berada di luar pondok. Mendengar teriakan itu, YR segera masuk dan melihat meteran listrik sudah berada di atas paha kiri korban.
“Saksi sempat mendengar korban berkata, ‘Bapa habis sudah saya, saya mati’,” ungkap Ipda Leonardus Tunga dalam rilis yang diterima RRI, Kamis malam. YR sempat mencoba menolong menggunakan sebatang kayu, namun ikut tersengat listrik dan terpaksa mencari bantuan warga.
Saat kembali ke lokasi bersama warga sekitar, korban diketahui sudah tidak bernyawa. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Alok melalui sambungan telepon.
Wakapolsek Alok Ipda Laurensius Laka bersama anggota dan Tim Identifikasi Polres Sikka yang dipimpin Iptu I Nyoman Ariasa langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah. Korban selanjutnya disemayamkan di rumah keluarga di Dusun Magendero, Desa Magepanda.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik. Ia juga meminta warga membatasi aktivitas, terutama saat dan setelah hujan serta angin kencang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....