Rumah Walet Bukit Cinta Jadi Sumber Ekonomi Baru
- 12 Jan 2026 12:43 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Pemerintah Kabupaten Lembata mengembangkan rumah walet terintegrasi dengan konsep pariwisata di kawasan Bukit Cinta, Lewoleba, sebagai upaya menciptakan sumber ekonomi baru berbasis pemanfaatan aset daerah. Program ini dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata, Jeck Wuwur, mengatakan pembangunan rumah walet merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan aset daerah yang selama ini belum produktif.
“Rumah walet ini dirancang untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro dan ekonomi kreatif lokal dengan pendekatan yang ramah lingkungan,” kata Jeck Wuwur, Jumad, (9/1/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan rumah walet juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem. Pengaturan aktivitas wisata di kawasan Bukit Cinta dilakukan agar tetap tertata dan tidak merusak lingkungan.
Pembangunan rumah walet dilaksanakan selama 150 hari kalender, terhitung sejak 11 Juni hingga 7 Desember 2025. Proyek tersebut didanai melalui APBD Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2025 pada DPA Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan total anggaran Rp171.500.000.
Dari sisi potensi ekonomi, Jeck Wuwur menyebut berdasarkan proyeksi pelaku usaha walet, rumah walet ini diperkirakan memiliki populasi awal sekitar 20 ekor dalam enam bulan pertama. Produksi sarang walet diperkirakan mencapai 0–5 kilogram per tahun, dengan estimasi harga jual mencapai Rp8 juta per kilogram.
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P, menilai pengembangan rumah walet sebagai langkah inovatif pemerintah daerah dalam menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat peresmian rumah walet di kawasan Bukit Cinta, Lewoleba, Jumat (9/1/2026).
“Pemerintah daerah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan sumber-sumber ekonomi baru yang dapat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan daerah,” ujar Kanisius.
Pemerintah Kabupaten Lembata berharap pengembangan rumah walet ini dapat menjadi model pemanfaatan aset daerah yang produktif serta berkontribusi terhadap penguatan sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....