Ombudsman NTT Tanggapi Keluhan Terkait Siswa Belum Bayar SPP Dilarang Ikut Ujian
- 29 Mar 2023 11:32 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Kepala Ombudsman Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) Darius Beda Daton menerima keluhan dari orangtua para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah tersebut yang tidak di izinkan mengikuti ujian dikarenakan masih memiliki tunggakan uang sekolah.
Menurut Darius, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008, khususnya Pasal 52 PP tentang pendanaan pendidikan, menyebutkan, pungutan pendidikan tidak dikaitkan dengan persyaratan akademik untuk penerimaan peserta didik, penilaian hasil belajar peserta didik, atau kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.
Dari beberapa keluhan tersebut kepada RRI, Kepala Ombudsman NTT Darius Beda Daton mengatakan pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT agar diteruskan ke sekolah masing-masing. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT telah meneruskan ke koordinator pengawas masing-masing sekolah agar tidak memulangkan siswa yang belum melunasi uang sekolah.
"Untuk urusan pembiayaan uang sekolah ini merupakan urusan para orangtua dan bukan merupakan urusan anak-anak, sehingga silahkan sekolah memanggil orangtua dan menyampaikan ada anak-anak yang belum lunas tetapi tidak boleh mengaitkan itu dengan hak anak untuk mengikuti ujian, jadi bukan berarti kewajiban orangtua harus disepelehkan, mereka tetap harus membayar, tetapi tidak boleh mengaitkan dengan hak anak untuk mengikuti ujian,"jelas Darius.
Lanjutnya, negara melalui pemerintah dan badan swasta wajib menyelenggarakan sekolah sebagai kewajiban konstitusonal. Oleh karena itu, kata Darius, logika penyelenggaraan layanan pendidikan tidak boleh menggunakan logika bisnis, yang menahan pemberian barang atau jasa jika si pembeli belum melunasi pembayaran (hak retensi). Sekolah tidak boleh memulangkan siswa atau menahan kartu ujian hanya karena belum membayar SPP dan iuran komite.
"Sehingga ini butuh pemahaman yang sama untuk seluruh stakeholder pendidikan, di NTT. Kita berharap tidak ada lagi anak-anak yang tidak mengikuti ujian hanya karena belum lunas SPP, saya berterimakasih karena saya memperoleh informasi dari berbagai kabupaten bahwa untuk anak-anak yang akan mengikuti ujian sekolah pada 11 April mendatang, mereka tidak lagi menekan anak-anak untuk langsung membayar uang sekolah, saya kira ini langkah pencegahan yang bagus dan saya berterimakasih semua sekolah mau menerima usulan ini,"kata Darius
Dia berharap agar usulan ini bisa diterima oleh semua pihak terkait baik sekolah maupun orangtua, pada kesempatan itu dirinya juga meminta kepada seluruh orangtua melunasi tunggakan sekolah guna membantu operasional sekolah, karena sumbangan pendidikan ini juga merupakan salah satu tanggung jawab orangtua untuk memajukan pendidikan di NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....