Umat Katolik Dipanggil Jadi Terang dalam Kehidupan Politik

  • 06 Nov 2025 07:54 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Umat Katolik memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan demokrasi yang berlandaskan kasih dan keadilan. Mereka dipanggil menjadi terang yang menuntun masyarakat menuju tatanan sosial yang bermartabat.

Menurut Roberta De Jo, S.Ag, penyuluh agama katolik Kemenag Ende dalam Mutiara Pagi Katolik Kamis(6/11/2025), keterlibatan umat dalam dunia politik merupakan panggilan iman yang tidak boleh diabaikan. “Kita harus membawa terang Kristus ke ruang publik, termasuk politik,” tegasnya.

Dalam Kitab Suci, umat diingatkan untuk mendoakan pemimpin agar mereka memerintah dengan hati yang takut akan Tuhan. Pemerintahan yang adil lahir dari hati yang terbuka terhadap kebenaran dan hikmat ilahi.

Keterlibatan umat Katolik dalam dunia politik bukan sekadar hak, tetapi juga tanggung jawab moral. Melalui partisipasi aktif, umat turut menghadirkan nilai-nilai kasih, moral, dan kejujuran dalam kebijakan publik.

Menjadi terang berarti berani menolak segala bentuk korupsi, kebohongan, dan kekerasan yang merusak tatanan sosial. Iman yang hidup selalu menuntun pada tindakan yang membawa damai dan kebaikan bersama.

Roberta juga menekankan pentingnya mendidik generasi muda agar memahami politik sebagai sarana pelayanan, bukan kekuasaan. Pendidikan iman yang kuat akan melahirkan pemimpin berintegritas dan berhati nurani.

Dengan meneladani Kristus sebagai Sang Terang Dunia, umat Katolik diundang menghadirkan kasih dalam setiap langkah hidupnya. Ketika umat menjadi terang dalam politik, mereka ikut membangun peradaban kasih yang mencerminkan kehendak Allah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....