Empat Kilometer Jalan Kabupaten, Nangaba Maukaro Rusak Berat

  • 20 Okt 2025 08:14 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Ruas jalan Nangaba–Maukaro sepanjang kurang lebih 4 kilometer saat ini berada dalam kondisi rusak berat. Padahal, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Kecamatan Ende dengan Kecamatan Maukaro, dan menjadi akses utama bagi ribuan warga di wilayah tersebut.

Kerusakan terjadi di hampir seluruh titik sepanjang ruas jalan tersebut. Aspal jalan yang sudah terkelupas, lubang besar di berbagai sisi, serta permukaan tanah yang bergelombang dan berlumpur ketika hujan, membuat mobilitas warga sangat terganggu. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan kerap mengalami kerusakan akibat kondisi jalan yang tidak layak dilalui.

“Jalan ini merupakan urat nadi penghubung antar kecamatan, tapi sayangnya dibiarkan rusak begitu saja. Sudah lama kami menunggu perbaikan, tapi belum ada tindakan apa-apa dari pemerintah,” ujar Martinus Leko, warga Mbakaondo

Warga menyayangkan lambatnya respons dari Pemerintah Kabupaten Ende, mengingat status jalan tersebut secara administratif berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten. Jalan Nangaba–Maukaro tidak hanya digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi jalur penting bagi distribusi barang, hasil pertanian, serta akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Keluhan terkait kerusakan jalan ini sebenarnya telah beberapa kali disampaikan oleh masyarakat maupun aparat desa kepada pemerintah daerah. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda perbaikan ataupun penanganan darurat yang dilakukan di lapangan.

“Kami harap pemerintah segera turun tangan. Jangan tunggu sampai ada korban kecelakaan baru diperbaiki. Jalan ini sangat vital bagi kehidupan dan ekonomi masyarakat,” tegas, Yohanes Beda.

Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Ende, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, segera melakukan survei dan mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan tersebut. Mengingat fungsinya sebagai penghubung antar-kecamatan, keberadaan infrastruktur jalan yang layak sangat dibutuhkan demi menunjang pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Ende bagian Utara

Berdasarkan pantauan di lapangan, permukaan jalan yang sebelumnya beraspal kini dipenuhi lubang besar, retakan, dan genangan air di sejumlah titik. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga, terutama para pengendara roda dua dan roda empat yang melintasi jalur tersebut setiap hari.

“Kalau hujan, jalan jadi licin dan penuh lumpur. Kalau panas, debu tebal sekali. Banyak kendaraan yang rusak gara-gara lewat sini,” ujar Vinsensius warga setempat.

Jalan Nangaba–Maukaro merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat untuk mengakses fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pasar tradisional. Kerusakan jalan ini juga berdampak pada distribusi hasil pertanian masyarakat.

Tokoh masyarakat dan para kepala desa di wilayah sekitar telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah kabupaten. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Kami hanya berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Jalan ini sangat penting bagi ekonomi dan kehidupan masyarakat di wilayah ini,” kata Vinsensius .

Masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Ende, khususnya dinas terkait, segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum kondisi jalan semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....