Fosil Paus Biru Watodiri Jadi Daya Tarik Wisata
- 09 Okt 2025 22:39 WIB
- Ende
KBRN,Lembata: Fosil paus biru yang terdampar di pesisir Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata pada tahun 2012 kini menjadi salah satu ikon wisata unggulan daerah tersebut. Fosil sepanjang kurang lebih 23 meter itu menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke wilayah pesisir Lembata.
Pengelola situs, Yanti, yang juga merupakan aparatur Desa Watodiri, menjelaskan kepada RRI pada Kamis (9/10/2025) bahwa fosil tersebut telah ditempatkan dalam bangunan khusus yang dibangun oleh pemerintah desa. Bangunan tersebut diresmikan secara langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan saat itu, Susi Pudjiastuti, pada tahun 2016.
“Meskipun sudah ditetapkan sebagai situs wisata, hingga saat ini pengunjung masih bisa mengaksesnya secara gratis. Namun, kami berharap ada dukungan lintas sektor agar situs ini bisa dikembangkan lebih baik dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lembata,” ujar Yanti.
Fosil paus biru ini tidak hanya menjadi objek wisata edukatif, tetapi juga simbol pelestarian lingkungan dan sejarah maritim lokal. Keunikan ukuran dan kisah terdamparnya paus tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan alam Lembata.
Terbatasnya ketersediaan fasilitas pendukung di sekitar situs hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola dan pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas layanan wisata.
Dengan potensi yang dimiliki, situs fosil paus biru di Desa Watodiri diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat setempat. Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga untuk memperkuat identitas budaya dan ekonomi lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....