Lembata Targetkan Kemandirian Produksi Garam pada 2028

  • 05 Okt 2025 18:05 WIB
  •  Ende

KBRN, Lembata: Pemerintah Kabupaten Lembata menargetkan kemandirian produksi garam pada tahun 2028 dengan kapasitas minimal 100 ton per bulan. Target ambisius ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, saat meninjau proses panen garam di Desa Tapobaran, Kecamatan Lebatukan, Jumat (3/10/2025).

“Kita harus buktikan bahwa Lembata bisa mandiri dalam produksi garam, bukan hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk kebutuhan industri,” tegas Bupati Kanis di sela kunjungan lapangan.

Menurutnya, penguatan sektor garam menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan garam dari luar daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kanis didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Hadi Umar, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Camat Lebatukan, dan Kepala Desa Tapobaran. Mereka meninjau secara langsung proses produksi garam dengan sistem membran, mulai dari penampungan air laut hingga tahap peminihan.

Saat ini, Tapobaran memiliki lima meja garam aktif dengan potensi produksi mencapai 100 ton per musim jika cuaca mendukung. Untuk memperbesar kapasitas produksi, pemerintah daerah mengusulkan pengembangan lahan baru seluas 6 hektare, dengan 1 hektare di antaranya digunakan khusus untuk meja garam.

“Langkah ini tidak hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar,” ungkap Bupati Kanis.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan perluasan jaringan pemasaran, termasuk rencana pengiriman garam Lembata ke Surabaya sebagai salah satu langkah awal memperluas pasar.

Pemerintah daerah optimistis bahwa pengembangan garam di Tapobaran akan menjadi motor ekonomi baru bagi Lembata. Dengan dukungan masyarakat dan pemanfaatan teknologi produksi modern, Lembata diharapkan mampu mencapai kemandirian garam secara berkelanjutan pada 2028.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....