Pemkab Ende Evaluasi Tunjangan Anggota DPRD Baru
- 02 Sep 2025 11:03 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Pemerintah Kabupaten Ende berencana mengevaluasi besaran tunjangan 30 anggota DPRD periode 2024–2029. Evaluasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, mengungkapkan rencana tersebut kepada RRI pada Senin (1/9/2025) di Kantor Bupati Ende. Ia menegaskan bahwa penyesuaian tunjangan harus proporsional dengan kondisi keuangan daerah saat ini.
"Kalau PAD kita bagus, tidak masalah. Tapi kalau PAD kita buruk, tunjangan harus disesuaikan," kata Bupati Yosef. Ia menambahkan transparansi anggaran menjadi dasar dalam pengambilan keputusan tersebut.
Rencana evaluasi ini muncul setelah Pemkab menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024. Dalam laporan tersebut, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp1,21 triliun atau 92,01 persen dari target.
Dibandingkan tahun 2023, pendapatan daerah meningkat sekitar Rp73,41 miliar. Namun, realisasi belanja daerah tahun 2024 justru menurun sebesar Rp77,6 miliar dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, PAD 2024 mengalami capaian yang bervariasi. Pendapatan pajak daerah hanya mencapai 52,47 persen dari target, sementara retribusi daerah tercapai 68,22 persen.
Hasil pengelolaan kekayaan daerah juga belum optimal, hanya mencapai 49,46 persen dari target yang ditetapkan. Ini menunjukkan perlunya pembenahan manajemen pendapatan daerah secara menyeluruh.
Dalam catatan akhir, APBD 2024 mencatatkan surplus/ defisit sebesar minus Rp7,58 miliar. Namun, sisa lebih pembiayaan anggaran mencapai Rp13,61 miliar setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan.
Evaluasi tunjangan DPRD ini diharapkan dapat menyesuaikan belanja operasional dengan kondisi riil keuangan daerah. Bupati Yosef menekankan pentingnya efisiensi dan kehati-hatian dalam mengelola keuangan publik.
Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Ende serius dalam menata ulang kebijakan fiskal yang lebih rasional dan berbasis kinerja. "Kita harus realistis, demi keuangan daerah yang sehat," ujar Bupati
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....