Mengenal Tiga Tipe Gunung Berapi

  • 24 Mei 2025 06:51 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia. Banyaknya aktivitas vulkanik membuat klasifikasi gunung menjadi penting dalam upaya mitigasi bencana.

Kepala Balai Pengamatan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Geologi Wilayah NTT–NTB, Arios Ghele Radja, menjelaskan gunung berapi dibagi menjadi tiga tipe, yaitu tipe A, B, dan C. Klasifikasi ini didasarkan pada sejarah letusan dan tingkat aktivitas vulkanik masing-masing gunung.

Gunung tipe A merupakan gunung yang tercatat pernah meletus sejak tahun 1600. Gunung ini tergolong aktif dan memiliki potensi bahaya yang tinggi, sehingga dipantau secara intensif oleh pos pengamatan.

Gunung tipe B adalah gunung yang pernah meletus sebelum tahun 1600. Meskipun tergolong lebih lama tidak aktif, gunung tipe ini tetap memiliki potensi erupsi yang harus diwaspadai.

Sementara itu, gunung tipe C belum memiliki catatan letusan, namun menunjukkan gejala aktivitas seperti keluarnya uap panas (fumarol) atau gas belerang (solfatar). Contoh tipe C ini dapat ditemukan di Pulau Flores, seperti Gunung Waisano dan Gunung Mutubusa di Sokoria.

Arios menegaskan pemahaman terhadap tipe gunung berapi sangat penting bagi upaya mitigasi yang tepat sasaran. Fokus utama dari mitigasi bukan hanya memantau gunung, tetapi melindungi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....