Flores Timur Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak
- 12 Mei 2025 15:14 WIB
- Ende
KBRN, Flotim: Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan mengambil langkah cepat untuk menanggulangi penyebaran wabah penyakit hewan, khususnya yang menyerang populasi babi di wilayah tersebut. Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Vianey Kiti Tokan, Senin, (12/5/2025) menyatakan bahwa pemerintah daerah telah memperketat lalu lintas hewan sebagai upaya utama menekan angka kematian ternak dan mencegah meluasnya wabah.
"Kami juga melakukan edukasi masif kepada masyarakat, melarang sementara pemotongan babi, serta membagikan disinfektan secara gratis," ujar Vianey.
Langkah-langkah ini diambil menyusul meningkatnya laporan kematian babi dalam beberapa waktu terakhir, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan peternak dan masyarakat luas. Dinas terkait juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan, serta berkoordinasi dengan instansi pemerintah lainnya guna memastikan upaya penanggulangan berjalan optimal.
“Kami terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanggulangan bisa berjalan seoptimal mungkin,” ujarnya tegas.
Pemerintah Flotim mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan hewan ternak yang sakit atau mati mendadak di wilayahnya dan tidak membuang sembarangan bangkai babi di parit maupun sungai ataupun laut. Hal tersebut untuk mencegah penyebaran lebih luas lagi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....