Gubernur NTT dan PLN Bahas Pengembangan Ekosistem Biomassa

  • 04 Mar 2025 21:53 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menerima kunjungan Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI), Antonius Aris Sudjatmiko, dan Anggota DPD RI asal NTT, Angelius Wake Kako, pada Selasa (4/3/2025). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTT ini membahas pengembangan ekosistem biomassa di daerah tersebut.

Dalam diskusi tersebut, Gubernur Melki menekankan pentingnya hilirisasi di bidang energi baru terbarukan, khususnya biomassa, sebagai upaya mendukung program Net Zero Emission melalui co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Ia menyatakan bahwa pengembangan biomassa tidak hanya berkontribusi terhadap energi bersih, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Biomassa bisa berasal dari berbagai sumber, seperti sampah organik, kayu, jerami, tongkol dan batang jagung, serta kotoran ternak. Dengan potensi besar di NTT, kita perlu mendorong pemanfaatan ini secara optimal," ujar Melki.

Selain itu, Gubernur menyoroti beberapa komoditas lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi biomassa, seperti cangkang kemiri, lamtoro, gamal, dan kulit biji mete. Menurutnya, bahan-bahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui keterlibatan mereka dalam rantai pasok biomassa.

Direktur Biomassa PT PLN EPI, Antonius Aris Sudjatmiko, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan PLN untuk bekerja sama dalam pengembangan biomassa di NTT. Ia menekankan bahwa program ini sejalan dengan upaya PLN dalam meningkatkan pemanfaatan energi hijau di Indonesia.

Sementara itu, Anggota DPD RI, Angelius Wake Kako, menilai bahwa kolaborasi ini bisa menjadi peluang besar bagi masyarakat NTT dalam memanfaatkan sumber daya alam yang selama ini belum tergarap secara maksimal. "Jika dikelola dengan baik, biomassa bisa menjadi sektor ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat desa," katanya.

Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah berharap ekosistem biomassa di NTT dapat berkembang pesat dan menjadi bagian dari solusi energi ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....