Usman Husin Usulkan Sumur Bor Atasi Krisis Air NTT
- 08 Feb 2025 11:52 WIB
- Ende
KBRN, Ende : Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, mengusulkan solusi konkret untuk mengatasi kekurangan air bagi sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Timor, Pulau Sumba, Sabu-Raijua, dan Rote Ndao. Ia menilai bahwa pembangunan embung dan bendungan yang telah dilakukan pemerintah belum sepenuhnya efektif dalam memenuhi kebutuhan irigasi petani, terutama di musim kemarau.
Menurut Usman Husin, salah satu solusi jangka panjang yang lebih efisien adalah memperbanyak sumur bor untuk memanfaatkan sumber air tanah di sekitar lahan pertanian. “Dengan memperbanyak sumur bor, kita dapat mengambil air tanah yang lebih stabil dan terdistribusi merata. Jumlah sumur bor bisa lebih dari satu, bahkan hingga lima sumur dalam satu kawasan pertanian,” ujar Usman Husin, Sabtu (8/2/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa air yang diambil dari sumur bor dapat dialirkan menggunakan sistem pipa ke bak penampungan sebelum disalurkan ke lahan pertanian. Dengan sistem ini, tingkat penguapan dan peresapan air yang terjadi pada saluran irigasi terbuka dapat diminimalisir. “Jika air dari embung atau bendungan dialirkan melalui pipa, petani akan mendapatkan pasokan air yang lebih konsisten, yang pada akhirnya meningkatkan hasil pertanian,” tambahnya.
Selain ketersediaan air, Usman Husin juga menekankan pentingnya pendampingan teknologi pertanian yang lebih maju. Ia mendorong pemanfaatan mesin pertanian modern, penggunaan bibit unggul, serta penyediaan pupuk dan pestisida yang memadai. Dengan kombinasi pasokan air yang stabil dan teknologi pertanian yang tepat, sektor pertanian di NTT diyakini akan berkembang lebih pesat.
Ketersediaan air menjadi tantangan utama dalam pertanian di NTT yang harus segera diatasi. Usman Husin berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung kesejahteraan petani, sekaligus memastikan keberlanjutan produksi pangan demi mewujudkan program swasembada pangan n
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....