BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di NTT

  • 01 Jan 2025 17:01 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sikka merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (1/1/2025). Prakirawan BMKG Sikka, Ibrahim Muassis saat diwawancara RRI di Program Info Cuaca Pro 1 RRI Ende menyampaikan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah NTT akibat pengaruh sistem cuaca global dan lokal.

Menurut Ibrahim, aktifnya Monsun Asia, fenomena La Nina lemah, serta terbentuknya Bibit Siklon Tropis 94S di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah menjadi faktor utama yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah NTT. "Kondisi ini mendukung terjadinya belokan angin dan pertemuan massa udara, sehingga kelembapan di lapisan atas cukup basah, menambah peluang hujan sedang hingga lebat," jelasnya.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan infrastruktur. Wilayah yang harus waspada meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. "Khusus wilayah bertopografi curam atau bergunung, risiko longsor dan banjir bandang meningkat, terutama jika terjadi hujan dengan durasi panjang," tambah Ibrahim.

Selain itu, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur dilaporkan mengalami letusan yang berpotensi menyebabkan banjir lahar hujan di Kecamatan Wulanggitang dan Ilebura. BMKG mengingatkan masyarakat di sekitar lokasi untuk waspada terhadap kemungkinan hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu aliran lahar.

BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem, termasuk genangan air, pohon tumbang, dan jalan licin. Informasi terkini terkait cuaca dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi dini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....