Kupang Bertakbir Season III, Ajang Persatuan Umat Beragama di NTT

  • 21 Mar 2026 11:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka kegiatan Kupang Bertakbir Season III yang digelar di Kota Kupang, Jumat, 20 Maret 2026 malam. Dalam sambutannya di Bundaran Tirosa, ia menegaskan bahwa pawai takbir bukan hanya milik umat Islam, melainkan pesta keberagaman seluruh masyarakat NTT.

Menurut Gubernur Melki, momentum malam takbiran menjadi simbol kuat bahwa NTT adalah rumah bersama bagi semua kalangan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Ia menekankan bahwa perbedaan justru menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, toleransi, dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Gubernur juga mengucapkan selamat kepada umat Muslim yang telah menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan khidmat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan selama pelaksanaan pawai, sekaligus memastikan suasana tetap damai dan kondusif.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kaum Muslimin dan Muslimah atas hari kemenangan ini. Selamat karena telah berhasil melalui momentum bulan puasa ini dengan khidmat, lancar, aman dan tertib, serta selalu diberikan kekuatan dari Allah SWT, untuk melewati setiap tantangan, godaan dan cobaan selama menunaikan Ibadah Puasa kali ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Nauril Firdaus Baleti menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh generasi muda Islam sebagai upaya memperkuat nilai toleransi. Ketua PHBI Kota Kupang, Bustaman, serta Ketua MUI Kota Kupang H. Muhamad MS turut mengapresiasi dukungan pemerintah sehingga kegiatan tetap terlaksana dengan meriah meski sempat diragukan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini tetap dapat terselenggara dengan meriah. Ini menjadi bukti bahwa NTT adalah rumah bersama bagi seluruh umat beragama,” kata Ketua MUI Kupang H.Muhamad MS

Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi lintas agama, termasuk Orang Muda Katolik (OMK) yang turut menampilkan lagu religi sebagai simbol harmoni. Dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat dan tokoh lintas agama, Kupang Bertakbir Season III menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan toleransi terus hidup dan berkembang di NTT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....