Mudik Bernilai Ibadah, Penyuluh Agama Imbau Jaga Adab dan Keselamatan

  • 19 Mar 2026 10:36 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,Ende – Tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan pulang kampung, tetapi juga sebagai bagian dari ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar. Hal ini disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Rahmat Zainudin, dalam Dialog Ramadan di Pro 1 RRI Ende, Selasa, 17 Maret 2026.

‎Rahmat mengatakan, mudik menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga yang telah lama tidak bertemu. Menurutnya, dalam ajaran Islam, silaturahmi memiliki nilai yang sangat besar dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan.

‎“Ketika mudik diniatkan untuk bersilaturahmi, maka itu bernilai ibadah di sisi Allah dan membawa banyak keberkahan,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga menjadi jalan untuk memperoleh keberkahan hidup umat. Bahkan, dalam ajaran Islam disebutkan bahwa menjaga silaturahmi dapat membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur.

‎Selain itu, Rahmat mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga adab selama perjalanan mudik. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati, tidak mengganggu pengguna jalan lain, serta tetap menjalankan kewajiban ibadah seperti salat 5 waktu.

‎“Jangan sampai dalam perjalanan kita justru merugikan orang lain atau meninggalkan kewajiban kepada Allah,” katanya.

‎Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama dalam perjalanan mudik. Menurutnya, pemudik harus mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban di tempat umum demi keselamatan bersama.

‎Rahmat juga mengajak masyarakat untuk senantiasa berdoa agar perjalanan mudik diberikan kelancaran dan perlindungan oleh Allah SWT. Ia menilai, ikhtiar lahir dan batin menjadi kunci agar perjalanan berlangsung aman, penuh keberkahan dan kebahagiaan.

‎Melalui momentum Ramadan, ia berharap masyarakat dapat menjadikan mudik sebagai sarana memperbaiki hubungan dengan keluarga sekaligus meningkatkan keimanan. Dengan demikian, mudik tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga membawa nilai spiritual yang lebih mendalam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....