Malam Takbiran di Labuan Bajo 2026 Digelar dengan Jalan Kaki
- 19 Mar 2026 09:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadirkan konsep baru dalam pelaksanaan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan kendaraan bermotor, perayaan tahun ini akan dilaksanakan dengan berjalan kaki menyusuri jalanan Kota Labuan Bajo.
Ketua PHBI Manggarai Barat, H. Djainuddin Haji Ali, dalam dialog bersama RRI Labuan Bajo, Kamis 19 Maret 2025 menyampaikan, perubahan konsep ini bertujuan untuk mengurangi polusi sekaligus menciptakan suasana yang lebih tertib dan khidmat.
“Kita mencoba untuk mengurangi polusi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari yang tadinya menggunakan kendaraan, kita mengubahnya menjadi jalan kaki mengelilingi Kota Labuan Bajo,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan takbiran ini juga diharapkan mampu menghadirkan suasana religius yang lebih terasa di tengah masyarakat.
“Dengan berjalan kaki, kita ingin suasana takbiran lebih khusyuk, lebih terasa kebersamaannya, dan tentunya lebih tertib,” katanya.
Rute takbiran direncanakan dimulai dari Masjid Agung Nurul Falaq Labuan Bajo, melintasi Jalan Soekarno-Hatta, menuju Puncak Waringin, dan berakhir di kawasan Waterfront. Di titik akhir, peserta akan berkumpul untuk bersama-sama mengumandangkan takbir dan tahmid.
Meski tanpa iring-iringan kendaraan, suasana meriah tetap akan dihadirkan melalui penggunaan cahaya dari ponsel pintar atau senter kecil sebagai penerangan selama perjalanan, menggantikan obor yang biasa digunakan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan cahaya dari ponsel atau senter kecil sebagai penerangan selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, PHBI telah berkoordinasi dengan Polres Manggarai Barat, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selain itu, organisasi kepemudaan seperti Mudika juga akan dilibatkan dalam pengamanan di sepanjang rute. Masyarakat diimbau untuk tidak memadati seluruh badan jalan agar arus lalu lintas tetap berjalan.
Pelaksanaan malam takbiran ini masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan 1 Syawal. Namun, kegiatan direncanakan akan dilepas langsung oleh Bupati Manggarai Barat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setelah salat Isya. Pihaknya juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....