Itikaf Ramadan Jadi Jalan Menemukan Jati Diri

  • 15 Mar 2026 21:39 WIB
  •  Ende

RRI. CO. ID, Ende – Ibadah itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Rahmat Zainuddin mengatakan itikaf merupakan ibadah dengan berdiam diri di masjid untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah.

Rahmat mengatakan secara bahasa itikaf berarti menetapkan diri pada suatu tempat dengan tujuan tertentu. Menurutnya dalam ajaran Islam, itikaf dilakukan dengan berdiam di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan para ulama mendefinisikan itikaf sebagai aktivitas tinggal di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah ini dapat dilakukan pada siang maupun malam hari sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

Rahmat mengungkapkan Rasulullah SAW memberikan teladan dengan melaksanakan itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Ia mengatakan para sahabat juga mengikuti sunnah tersebut untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

Menurutnya berbagai amalan dapat dilakukan selama menjalankan itikaf. Ia mengatakan umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, beristigfar serta melaksanakan salat sunah.

Rahmat juga mengingatkan umat Islam agar menjaga adab selama menjalankan itikaf di masjid. Ia mengatakan umat hendaknya menghindari pembicaraan yang tidak bermanfaat dan fokus pada ibadah kepada Allah SWT.

Ia berharap umat Islam memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki diri. Rahmat menegaskan itikaf menjadi sarana refleksi spiritual agar manusia semakin dekat kepada Allah SWT dan memperkuat keimanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....