MAN Ende Terjunkan Tiga Siswa Jadi Penceramah Safari Ramadhan

  • 05 Mar 2026 14:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ende kembali menunjukkan perannya dalam membina generasi muda yang religius melalui kegiatan Safari Ramadhan 1447 H. Dalam kegiatan tersebut, tiga siswa MAN Ende dipercaya menjadi penceramah yang menyampaikan Hikmah Ramadhan di tiga masjid berbeda, sebagai bentuk kontribusi nyata madrasah kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Ketiga siswa yang mendapat kepercayaan tersebut yakni Lailatul Qadar (XI F-11), Gilang Adam (XII F-4), dan Muhammad Fahri Hasan (XII F-4). Mereka ditugaskan untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan di Masjid Al Jihad Tanjung, Masjid Darul Muttaqin Bhoanawa di Kota Ende, serta Masjid Al Ijtihad di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Kepala MAN Ende, H. Tahrun Thalib, menjelaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin madrasah yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan karakter serta penguatan praktik keagamaan peserta didik. Ia menyebutkan bahwa dua siswa telah melaksanakan tugas dakwahnya, yakni Lailatul Qadar di Masjid Al Jihad Tanjung dan Gilang Adam di Masjid Darul Muttaqin Bhoanawa.

“Alhamdulillah, seperti tahun-tahun sebelumnya, MAN Ende kembali melaksanakan Safari Ramadhan 1447 H di tiga masjid pada titik lokasi yang berbeda. Dua masjid berada di wilayah Kota Ende, yaitu Masjid Al Jihad Tanjung dan Masjid Darul Muttaqin Bhoanawa, serta satu masjid di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, yakni Masjid Al Ijtihad,” ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurutnya, pelibatan siswa sebagai penceramah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari strategi pendidikan madrasah untuk membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta memperdalam pemahaman keagamaan siswa. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapat kesempatan untuk mempraktikkan ilmu yang mereka peroleh di madrasah secara langsung di tengah masyarakat.

Lebih dari itu, Safari Ramadhan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat sekaligus sebagai proses kaderisasi dai muda. Dengan pengalaman tersebut, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi penerus yang siap menyebarkan nilai-nilai keagamaan, membawa pesan kebaikan, serta memberi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....