Ramadan Ajarkan Kesederhanaan dan Kepedulian Sosial
- 05 Mar 2026 04:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Ramadan mengajarkan kesederhanaan dan kepedulian sosial melalui praktik berbuka puasa yang tidak berlebihan. Nilai rasa cukup menjadi inti pembelajaran agar umat tidak terjebak dalam budaya konsumtif.
Pesan tersebut mengemuka dalam Dialog Ramadan RRI Ende, Rabu, 4 Maret 2026, bersama Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Syafrudin Muthalib, S.H. Ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan pengendalian diri yang menuntut keseimbangan spiritual dan sosial.
Menurutnya, berbuka puasa harus dipahami sebagai bentuk ketaatan, bukan ajang balas dendam atas rasa lapar. “Berbuka puasa adalah momentum meraih ketakwaan, bukan melampiaskan keinginan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa perilaku berlebihan dalam menyiapkan hidangan perlu disikapi secara bijak. Islam tidak melarang menikmati rezeki, tetapi melarang sikap mubazir dan berlebih-lebihan.
| Baca juga: OSIM dan DKA MAN Ende Hidupkan Makna Ramadan |
Syafrudin menilai pendidikan nilai syukur perlu ditanamkan kepada generasi muda sejak dini. “Tanamkan nilai spiritual agar mereka tidak menjadi pribadi yang mubazir,” ujarnya.
Selain itu, Ramadan dinilai sebagai sarana berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu. Kepedulian sosial disebut sebagai wujud nyata rasa syukur atas nikmat yang diterima.
Ia berharap setelah Ramadan, umat menjadi pribadi yang lebih sederhana dan peduli terhadap sesama. Kesadaran tersebut diyakini dapat memperkuat kualitas iman sekaligus solidaritas sosial di tengah masyarakat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....