Pesantren Kilat SMA Muthmainnah Bahas Moral Remaja
- 27 Feb 2026 11:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende — SMA Islam Muthmainnah Ende menggelar Pesantren Kilat selama tiga hari untuk memperkuat pembinaan akhlak dan moral siswa. Kegiatan ini berlangsung pada 25 hingga 27 Februari 2026 dan diikuti ratusan peserta didik.
Pesantren Kilat tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan seluruh siswa, yakni sebanyak 366 orang. Program rutin setiap bulan Ramadan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan karakter di SMA Islam Muthmainnah Ende.
Kepala Sekolah SMA Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga, menjelaskan kegiatan itu terselenggara melalui kerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ende Selatan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperluas pemahaman keagamaan dan moral siswa.
“Fenomena degradasi moral akibat penggunaan ponsel yang berlebihan menjadi salah satu alasan utama pelaksanaan program ini. Kami ingin siswa lebih sadar akan pentingnya akhlak dan karakter,” kata Lukman, Jumat 27 Februari 2026.
Ia menambahkan, tantangan era digital tidak hanya berdampak pada pola belajar, tetapi juga pada perilaku remaja dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sekolah merasa perlu menghadirkan ruang refleksi dan pembinaan yang lebih terarah melalui kegiatan keagamaan.
Selama tiga hari pelaksanaan, siswa mengikuti berbagai sesi interaktif, mulai dari diskusi kelompok, ceramah motivasi, hingga praktik langsung pengamalan nilai-nilai moral. Materi yang diberikan juga mencakup pembahasan mengenai dampak negatif pernikahan dini terhadap pendidikan dan masa depan remaja.
Narasumber dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Ende Selatan memberikan pencerahan terkait risiko sosial dan hukum dari pernikahan usia anak. Para siswa diberi kesempatan untuk berdialog dan menyampaikan pandangan mereka dalam sesi tanya jawab.
Menurut Lukman, pendekatan interaktif dipilih agar siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mampu memahami konteks persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini. Ia menilai keterlibatan aktif siswa menjadi kunci efektivitas kegiatan.
“Program ini adalah strategi sekolah dalam membentuk generasi muda berakhlak mulia yang mampu menghadapi tantangan era digital. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun dan menjadi contoh bagi sekolah lain di Ende,” ujarnya.
Melalui Pesantren Kilat Ramadan ini, pihak sekolah berharap pembinaan karakter tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berdampak pada perubahan sikap dan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....