Sahur, Keberkahan Subuh yang Sering Terabaikan
- 23 Feb 2026 15:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Sahur bukan sekadar makan sebelum berpuasa, melainkan ibadah yang mengandung keberkahan dan nilai spiritual mendalam. Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Syafrudin Muthalib, dalam Dialog Ramadan RRI Ende, Minggu, 22 Februari 2026 sore.
Dalam dialog yang mengangkat tema “Sahur, Keberkahan di Waktu Pagi yang Sering Terlewatkan”, Syafrudin menegaskan sahur merupakan sunah muakkadah atau amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ia merujuk hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Anas bin Malik, “Bersahurlah kalian karena dalam sahur terdapat keberkahan.”
Menurutnya, keberkahan sahur tidak hanya terletak pada asupan makanan, tetapi juga pada momentum spiritual di sepertiga malam terakhir. Ia mengutip Surah Al-Qur'an, Az-Zariyat ayat 18 yang menyebutkan bahwa pada waktu sahur orang-orang beriman memohon ampun kepada Allah SWT.
Syafrudin menjelaskan, sahur menjadi waktu mustajab untuk berdoa sekaligus melatih kedisiplinan dan keikhlasan sebelum menjalankan puasa. Ia juga mengingatkan agar umat Islam tidak mengisi waktu sahur dengan aktivitas sia-sia seperti bermain gawai atau kembali tidur setelah makan.
Terkait fenomena sebagian orang yang memilih tidak sahur karena merasa kuat berpuasa, ia menilai pandangan tersebut keliru. Meski puasa tetap sah tanpa sahur, meninggalkannya berarti mengabaikan sunah Nabi dan potensi keberkahan yang menyertainya.
Ia mengajak generasi muda memanfaatkan sahur sebagai waktu evaluasi diri dan perencanaan ibadah harian agar Ramadan lebih bermakna. “Jangan sampai puasa hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi kosong dari nilai ibadah dan perubahan akhlak,” ujarnya menutup dialog Ramadan yang berlangsung pukul 17.30 hingga 18.00 WITA.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....