Harga Kacang Tanah Turun Jelang Ramadan
- 18 Feb 2026 05:17 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Harga kacang tanah di Pasar Mbongawani, Kabupaten Ende, turun menjelang Ramadan 2026 ke kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram di tingkat pedagang. Sebelumnya, harga komoditas tersebut sempat mencapai Rp50.000 per kilogram pada periode Natal 2025 akibat peningkatan permintaan dan cepatnya perputaran stok di pasar.
Pantauan RRI, Selasa 17 Februari 2026, menunjukkan penurunan harga terjadi bertahap dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi pasokan yang relatif stabil dari distributor membuat harga di lapak kembali menyesuaikan setelah sempat berada pada titik tertinggi di akhir tahun.
Pedagang sembako setempat, Fika, mengatakan aktivitas pembelian saat ini masih berada pada kategori normal dan belum menunjukkan lonjakan permintaan. Distribusi barang masuk secara rutin sehingga ketersediaan kacang tanah di tingkat pedagang tetap terjaga.
| Baca juga: Satgas Sikka Awasi Harga jelang Ramadhan |
Menurut Fika, lonjakan harga pada periode Natal dan tahun baru dipicu tingginya kebutuhan masyarakat untuk konsumsi dan olahan pangan. Dalam waktu singkat, stok yang tersedia cepat terserap pasar sehingga harga ikut terdorong naik.
“Waktu Natal dan tahun baru, permintaan tinggi sekali, jadi harga naik sampai Rp50.000 per kilo,” katanya.
Ia menjelaskan, memasuki masa pra-Ramadhan, pola belanja warga belum mengalami peningkatan berarti. Situasi tersebut mendorong pedagang menurunkan harga jual agar perputaran barang tetap berjalan dan tidak terjadi penumpukan stok.
“Kami turunkan harga karena barang tersedia dan pembeli belum ramai. Pasokan juga lancar, jadi harga bisa disesuaikan,” ujarnya.
Kacang tanah merupakan salah satu komoditas yang banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan bumbu dan bahan olahan makanan. Permintaannya umumnya meningkat saat mendekati hari besar keagamaan, terutama untuk pembuatan kue dan makanan ringan rumahan.
Pedagang memproyeksikan harga berpotensi kembali naik menjelang Idul Fitri seiring peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Biasanya mendekati lebaran permintaan naik, jadi kemungkinan harga ikut naik juga,” ucapnya.
Pedagang berharap kelancaran distribusi dari daerah pemasok tetap terjaga hingga periode hari raya. Stabilitas pasokan dinilai menjadi faktor utama untuk menahan lonjakan harga agar tetap terkendali di tingkat pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....