Menkomdigi: Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

  • 21 Jul 2026 11:33 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Medan – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengajak masyarakat menjadikan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan bangsa. Menurutnya, ajang sepak bola terbesar di dunia itu tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengajarkan nilai sportivitas, perjuangan, dan kebersamaan.

Hal tersebut disampaikan Meutya saat menghadiri kegiatan Nonton Bareng Final Piala Dunia FIFA 2026 di Martubung, Medan, Minggu (19/7/2026).

Meutya mengatakan pemerintah, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen menghadirkan siaran Piala Dunia yang dapat dinikmati masyarakat di seluruh Indonesia melalui TVRI sebagai penyiar resmi (official broadcaster).

"Kami sangat berbangga karena setelah 24 tahun, pada tahun 2026 ini TVRI kembali menjadi official broadcaster Piala Dunia," ujar Meutya.

Menurutnya, kembalinya TVRI sebagai pemegang hak siar menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam menyediakan akses hiburan berkualitas bagi masyarakat, termasuk di daerah.

"Ini semua berkat Bapak Presiden dan niat beliau yang ingin memberikan suguhan hiburan bagi masyarakat di mana pun berada di Indonesia, termasuk di Martubung," katanya.

Meutya menegaskan nilai utama Piala Dunia bukan hanya terletak pada pertandingan di lapangan, melainkan semangat sportivitas, perjuangan, dan persatuan yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat.

"Mari kita belajar dari perhelatan sepak bola dunia ini. Mari kita belajar sportivitas, arti perjuangan, dan bahwa di antara semua pertandingan yang paling penting adalah kegembiraan, keceriaan, dan rasa persatuan," ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menghindari segala bentuk kekerasan maupun permusuhan.

"Semoga pertandingan berlangsung dengan baik. Tidak ada curang-curang, tidak ada kekerasan. Damai semua, termasuk yang menonton di sini," ucapnya.

Meutya menambahkan olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, pemerintah ingin memastikan Piala Dunia FIFA 2026 menjadi ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia.

"Piala Dunia adalah milik semua. Mari kita rayakan dengan sportivitas, saling menghormati, dan menjaga persatuan. Itulah semangat yang ingin kita bangun bersama," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....