Deschamps Tutup Pengabdian bersama Prancis dengan Penyesalan
- 19 Jul 2026 16:05 WIB
- Ende
Poin Utama
- Didier Deschamps mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Prancis setelah memimpin Les Bleus sejak 2012 dengan finis peringkat keempat Piala Dunia 2026.
- Prancis kalah 4-6 dari Inggris dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang diselenggarakan di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada 18 Juli 2026.
- Deschamps telah mengumumkan sejak Januari 2025 bahwa dirinya tidak akan memperpanjang kontrak dan akan mundur setelah Piala Dunia 2026, sehingga pertandingan melawan Inggris menjadi penutup resmi kariernya sebagai pelatih Prancis.
RRI.CO.ID, Ende - Didier Deschamps mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih tim nasional Prancis dengan hasil yang jauh dari harapan. Les Bleus menutup Piala Dunia 2026 di peringkat keempat setelah kalah 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Sabtu 18 Juli 2026 waktu setempat.
Dilansir dari laman FIFA, Deschamps telah menyatakan sejak Januari 2025 bahwa dirinya tidak akan memperpanjang kontrak dan akan meninggalkan kursi pelatih Prancis setelah Piala Dunia 2026. Dengan demikian, pertandingan melawan Inggris menjadi penutup resmi kiprahnya yang telah berlangsung sejak 2012.
Hasil tersebut meninggalkan penyesalan bagi Deschamps karena gagal memenuhi target utama yang dipasang Prancis pada turnamen ini. Setelah tersingkir di semifinal, Les Bleus juga tidak mampu menutup perjalanan mereka dengan kemenangan pada pertandingan terakhir sang pelatih.
Seusai laga, Deschamps mengakui kekalahan itu sulit diterima karena tidak sesuai dengan ambisi yang dibawa timnya sejak awal turnamen. Namun, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang berusaha bangkit hingga akhir pertandingan.
"Ini bukan akhir yang saya harapkan karena tujuan kami adalah menjadi juara dunia. Kekalahan selalu sulit diterima karena target itu tidak tercapai," kata Deschamps.
Meski berpisah tanpa hasil manis, Deschamps meninggalkan warisan besar bagi sepak bola Prancis. Selama hampir 14 tahun memimpin Les Bleus, ia mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018 serta membawa timnya kembali tampil pada final Piala Dunia 2022, menjadikan Prancis tetap bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Menurut catatan Reuters, Deschamps mengakhiri masa kepelatihannya dengan 20 kemenangan di putaran final Piala Dunia, terbanyak yang pernah dicatat seorang pelatih dalam sejarah turnamen. Rekor tersebut melengkapi perjalanan salah satu era paling berpengaruh dalam sejarah tim nasional Prancis, meski penutupnya tidak berakhir sesuai harapan sang pelatih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....