Inggris Catat Prestasi Terbaik sejak Juara Dunia 1966

  • 19 Jul 2026 16:05 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Inggris meraih peringkat ketiga Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Sabtu 18 Juli 2026.
  • Pencapaian ini merupakan prestasi terbaik Inggris sejak menjadi juara dunia pada 1966, memutus penantian selama 60 tahun untuk melampaui performa tersebut.
  • Dalam 15 edisi Piala Dunia setelah 1966, The Three Lions belum pernah berhasil mencapai posisi lebih baik dari peringkat ketiga hingga kesuksesan kali ini di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

RRI.CO.ID, Ende - Inggris menutup Piala Dunia 2026 dengan prestasi terbaiknya sejak menjadi juara dunia pada 1966. The Three Lions memastikan finis di peringkat ketiga setelah mengalahkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Sabtu 18 Juli 2026 waktu setempat.

Peringkat ketiga menjadi pencapaian tertinggi Inggris di Piala Dunia setelah mengangkat trofi pada edisi 1966. Dalam 15 edisi berikutnya, The Three Lions belum pernah mampu mengakhiri turnamen dengan posisi lebih baik hingga akhirnya memutus penantian tersebut di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Catatan itu sekaligus mengakhiri kegagalan Inggris dalam dua pertandingan perebutan tempat ketiga sebelumnya. Inggris kalah 1-2 dari Italia pada Piala Dunia 1990 dan kembali takluk 0-2 dari Belgia pada edisi 2018, sehingga harus puas menempati peringkat keempat pada dua kesempatan tersebut.

Keberhasilan meraih posisi ketiga diraih melalui kemenangan dramatis atas Prancis. Inggris sempat unggul empat gol pada babak pertama sebelum mampu meredam kebangkitan Les Bleus pada paruh kedua pertandingan dan menutup laga dengan skor 6-4.

Pelatih Inggris Thomas Tuchel menilai pencapaian tersebut menjadi bukti karakter timnya setelah gagal melangkah ke final. Menurut dia, para pemain mampu bangkit dari kekecewaan di semifinal dan tetap menunjukkan mental bertanding hingga akhir turnamen.

"Saya berharap suatu hari nanti para pemain melihat kembali apa yang mereka lakukan di turnamen ini dengan rasa bangga. Mereka mampu merespons kekecewaan setelah semifinal dan menunjukkan karakter sebagai sebuah tim," kata Tuchel usai pertandingan.

Keberhasilan tersebut tidak hanya mengakhiri penantian panjang Inggris untuk kembali mencatat prestasi terbaik di Piala Dunia sejak 1966, tetapi juga menambah catatan sejarah turnamen. Pertandingan melawan Prancis menghasilkan 10 gol, menjadikannya laga perebutan tempat ketiga paling produktif sepanjang sejarah Piala Dunia sekaligus pertandingan dengan jumlah gol terbanyak di putaran final sejak edisi 1982.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....