Kontroversi Balogun Bayangi Laga Belgia-AS
- 08 Jul 2026 17:51 WIB
- Ende
Poin Utama
- FIFA mengizinkan penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun bermain di laga 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia meskipun mendapat keberatan dari Federasi Belgia.
- Balogun menerima kartu merah langsung saat pertandingan babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina, namun FIFA menangguhkan hukuman larangan satu pertandingan selama masa percobaan satu tahun.
- Belgia menang 4-1 atas Amerika Serikat dan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026, mengakhiri perjalanan salah satu tuan rumah dalam kompetisi tersebut.
RRI.CO.ID, Ende - Keputusan FIFA yang mengizinkan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, tetap bermain membayangi laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia di Seattle Stadium, Senin 6 Juli 2026 waktu setempat. Polemik itu muncul setelah Federasi Sepak Bola Belgia mengajukan keberatan atas kelayakan Balogun bermain, meski pertandingan tetap berlangsung dan Belgia menang 4-1 untuk melaju ke perempat final.
Kontroversi bermula ketika Balogun menerima kartu merah langsung saat Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar. FIFA kemudian menangguhkan pelaksanaan hukuman larangan satu pertandingan selama masa percobaan satu tahun sehingga Balogun tetap memenuhi syarat tampil menghadapi Belgia.
Keputusan tersebut mendorong Federasi Sepak Bola Belgia mengajukan keberatan kepada FIFA karena mempertanyakan kelayakan Balogun tampil pada babak 16 besar. Namun, Komite Banding FIFA menyatakan permohonan itu tidak dapat diterima dengan alasan federasi Belgia bukan pihak dalam proses disiplin terhadap pemain tersebut.
Di tengah polemik itu, pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal. Belgia tampil lebih efektif sepanjang laga dan menundukkan Amerika Serikat 4-1 untuk memastikan tiket ke perempat final, sekaligus mengakhiri perjalanan salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.
Usai pertandingan, pelatih Belgia Rudi Garcia menegaskan timnya tidak menjadikan polemik tersebut sebagai motivasi tambahan dan tetap berfokus pada jalannya pertandingan. Di sisi lain, gelandang Belgia Nicolas Raskin menyebut keputusan FIFA sempat dianggap tidak adil oleh timnya sebelum laga dimulai.
"Seperti yang saya katakan, saya percaya selalu ada keadilan dalam hidup. Kami menilai keputusan itu tidak adil," ujar Raskin
Keputusan FIFA mengenai Balogun menjadi salah satu isu yang menyita perhatian pada fase gugur Piala Dunia 2026. Sementara Belgia memastikan tempat di perempat final, polemik mengenai penerapan aturan disiplin FIFA diperkirakan masih akan menjadi pembahasan setelah berakhirnya laga tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....