Mesir Cetak Sejarah, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Australia

  • 04 Jul 2026 10:42 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Mesir mengalahkan Australia 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di babak tambahan pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium pada 3 Juli 2026.
  • Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Mesir karena merupakan kemenangan pertama The Pharaohs di fase gugur sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
  • Mohamed Salah yang kembali bermain setelah pulih dari cedera hamstring menyebut kemenangan tersebut sebagai momen bersejarah dan pencapaian yang belum pernah diraih generasi Mesir sebelumnya.
  • Mesir akan menghadapi pemenang pertandingan Argentina melawan Tanjung Verde di babak 16 besar dengan peluang mencatat prestasi terbaik dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

RRI.CO.ID, Ende – Timnas Mesir menorehkan pencapaian bersejarah dengan menyingkirkan Australia melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, Jumat 3 Juli 2026 waktu setempat. Kemenangan itu sekaligus menjadi yang pertama bagi The Pharaohs di fase gugur sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Mesir membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui sundulan Emam Ashour yang memanfaatkan umpan Karim Hafez. Australia kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-55 setelah bola hasil tendangan bebas Aiden O'Neill berbelok masuk ke gawang akibat gol bunuh diri Mohamed Hany.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir meski kedua tim terus saling menekan untuk mencari gol kemenangan. Babak tambahan selama 30 menit juga gagal menghasilkan gol sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak adu penalti, Mesir tampil sempurna dengan mencetak seluruh empat tendangan dari titik putih. Sebaliknya, Australia gagal memanfaatkan dua kesempatan setelah Harry Souttar menendang bola melambung dan Lucas Herrington membentur mistar, sebelum Hossam Abdelmaguid memastikan kemenangan Mesir melalui eksekusi penentu.

Kapten Mesir, Mohamed Salah, yang kembali bermain setelah pulih dari cedera hamstring, menyebut kemenangan tersebut sebagai momen bersejarah bagi negaranya. Ia mengatakan para pemain mampu menikmati tekanan di panggung terbesar sepak bola dunia dan menorehkan pencapaian yang belum pernah diraih generasi Mesir sebelumnya.

Bagi Australia, hasil itu mengakhiri harapan mencatat kemenangan pertama di fase gugur Piala Dunia. Pelatih Tony Popovic tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski harus tersingkir lewat adu penalti setelah pertandingan berlangsung sengit selama 120 menit.

Mesir selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan Argentina melawan Tanjung Verde pada babak 16 besar. Keberhasilan tersebut tidak hanya memperpanjang kiprah wakil Afrika itu di Piala Dunia 2026, tetapi juga membuka peluang bagi The Pharaohs untuk mencatat prestasi terbaik dalam sejarah penampilan mereka di ajang tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....