Bupati Ende Tinjau Lokasi Arung Jeram Calon Venue PON 2028

  • 06 Agt 2026 14:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, meninjau sejumlah destinasi wisata sebagai bagian dari upaya mempercepat pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Ende, Selasa 4 Agustus 2026. Peninjauan difokuskan pada potensi wisata arung jeram serta pembenahan fasilitas di beberapa objek wisata unggulan.

Lokasi yang disurvei meliputi aliran Sungai Kilometer 11 di Desa Ndungga, Kecamatan Ende Timur, yang dinilai berpotensi menjadi arena olahraga arung jeram. Selain itu, rombongan juga mengunjungi Air Terjun Aiseke dan Pemandian Air Panas Detusoko untuk melihat kondisi fasilitas pendukung.

Menurut Bupati Yosef, Kabupaten Ende memiliki kekayaan wisata alam yang masih menyimpan peluang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. Salah satu potensi tersebut adalah sungai dengan tingkat kesulitan arus menengah yang dinilai layak dikembangkan sebagai wisata olahraga.

Ia mengatakan kondisi arus sungai dan panorama alam di kawasan tersebut mendukung pengembangan arung jeram sekaligus membuka peluang menjadi venue Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pengembangan kawasan itu diharapkan mampu menghadirkan daya tarik wisata baru sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Selain meninjau lokasi arung jeram, Bupati juga melihat langsung kondisi Air Terjun Aiseke yang menjadi salah satu destinasi wisata alam di Desa Ndungga. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan fasilitas agar kawasan tersebut semakin menarik bagi wisatawan.

Di Pemandian Air Panas Detusoko, Bupati menemukan sejumlah fasilitas pendukung yang memerlukan pembenahan karena kondisinya kurang terawat. Pemerintah daerah berencana melakukan kajian menyeluruh sebelum melaksanakan perbaikan dan penataan kawasan wisata tersebut.

Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga harus didukung fasilitas yang memadai bagi pengunjung. Ketersediaan toilet, kamar mandi, ruang ganti, serta sarana pendukung lainnya menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.

Bupati menegaskan pengembangan fasilitas wisata akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan organisasi perangkat daerah terkait serta masyarakat setempat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM, homestay, dan jasa pemandu wisata di Kabupaten Ende.

Kegiatan peninjauan turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Mustaqim Mberu, Sekretaris Dinas Pariwisata Habentius Robertus Mau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kanis Se, dan Camat Detusoko David Sari. Pemerintah Kabupaten Ende berharap pengembangan destinasi wisata dapat memperkuat posisi daerah sebagai tujuan wisata unggulan di Nusa Tenggara Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....