Wagub NTT Buka Kejuaraan Tinju PERBATI, Targetkan Kebangkitan Prestasi di PON 2028

  • 29 Jul 2026 15:15 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, membuka Kejuaraan Tinju Antar Sasana Se-NTT Viktor Bungtilu Laiskodat by PERBATI Session 1 yang digelar di Rai Ida Tower, Jalan Timor Raya Km 5, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa 28 Juli 2026. Kejuaraan ini diselenggarakan Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) Provinsi NTT.

Ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali kejayaan tinju NTT sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Dalam sambutannya, Johni Asadoma menegaskan bahwa NTT memiliki sejarah panjang sebagai salah satu lumbung petinju terbaik di Indonesia.

Menurutnya, berbagai prestasi yang pernah diraih atlet-atlet tinju NTT lahir dari pembinaan yang konsisten, latihan yang disiplin, serta kompetisi yang berkelanjutan. Karena itu, ia menilai kejuaraan antar sasana menjadi wadah penting untuk melahirkan petinju-petinju muda berbakat yang mampu mengembalikan dominasi NTT di pentas nasional.

"Kita pernah merajai tinju Indonesia. NTT sangat diperhitungkan di kancah nasional, tapi itu tidak bisa dipertahankan kalau tidak ada pembinaan berkelanjutan, tidak ada sasana, tidak ada pertandingan. Karena dari pertandingan, lahir petinju andal, hebat," ujarnya.

Wagub juga menyoroti pentingnya persiapan menghadapi PON XXII Tahun 2028 yang akan diselenggarakan bersama oleh Provinsi NTT dan NTB. Ia berharap cabang olahraga tinju mampu menjadi salah satu penyumbang medali emas bagi kontingen NTT. Untuk mewujudkan target tersebut, dibutuhkan kerja keras, pembinaan yang berkesinambungan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pengurus cabang olahraga, sasana, hingga para pelatih.

Kepada para atlet yang mengikuti kejuaraan, Johni Asadoma berpesan agar menjadikan setiap pertandingan sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membangun mental juara. Ia mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas, menghormati lawan, serta menerima setiap keputusan wasit dengan sikap dewasa. Menurutnya, karakter yang baik merupakan bagian penting dalam membentuk atlet berprestasi.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kejuaraan ini menjadi awal lahirnya generasi baru petinju berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. Selain menjadi ajang pencarian bibit atlet potensial, kompetisi ini juga diharapkan memperkuat ekosistem olahraga tinju di NTT sehingga kejayaan yang pernah diraih daerah ini dapat kembali terulang pada PON 2028 dan berbagai kejuaraan bergengsi lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....