Mahasiswa Papua Raih Juara Tinju Bergengsi Bersama Universitas Flores
- 27 Jul 2026 13:12 WIB
- Ende
Poin Utama
- Kison Kogoya merupakan mahasiswa Universitas Flores asal Tolikara, Papua Pegunungan, yang meraih Juara I Tinju Kelas Berat 80–86 kilogram pada Rektor Cup III UPG 45 NTT dan Timor Leste 2026.
- Kison baru mengenal olahraga tinju setelah merantau ke Ende pada 2025 dan langsung menjadi juara pada kejuaraan pertamanya.
- Bersama Universitas Flores, Kison turut mendorong pembentukan UKM Tinju sebagai wadah pembinaan mahasiswa.
- Ia meraih kemenangan melalui KO di babak penyisihan dan final pada ajang Rektor Cup III.
- Kison kini bersiap menghadapi Piala Gubernur NTT dan seleksi Pra-PON 2028 serta mengajak generasi muda aktif dalam kegiatan positif.
RRI.CO.ID, Ende - Kison Kogoya, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Flores (UNFLOR) asal Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Mahasiswa semester delapan itu berhasil meraih Juara I Tinju Kelas Berat 80–86 kilogram pada ajang Rektor Cup III UPG 45 NTT dan Timor Leste 2026, sekaligus mengharumkan nama kampus dan daerah tempatnya menempuh pendidikan.
Program GENPRES (Generasi Prestasi) Pro 2 RRI Ende menghadirkan kisah inspiratif, Senin 15 Juni 2026 dia mengaku telah menekuni olahraga tinju sejak 2025, ketika merantau ke Ende untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Berbeda dengan atlet pada umumnya yang berlatih sejak usia dini, Kison baru mengenal dunia tinju setelah diajak seorang teman bergabung di Sasana Kaki Lena Boxing.
Selanjutnya ia menjalani latihan fisik secara intensif sebelum mengikuti kejuaraan pertamanya di Maumere dan langsung keluar sebagai juara. Pengalaman itu menjadi titik balik perjalanan Kison sebagai atlet tinju.
"Saya baru mulai belajar tinju saat kuliah di Ende. Setelah sekitar dua minggu latihan, pelatih langsung memberikan kesempatan bertanding dan puji Tuhan saya bisa menjadi juara," ujar Kison.
Keberhasilan pada kejuaraan perdana mendorong dosen Universitas Flores untuk menginisiasi pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tinju sebagai wadah pembinaan atlet muda di lingkungan kampus. "Melalui UKM tinju, saya berharap semakin banyak mahasiswa berani mencoba, berlatih, dan mengembangkan potensi olahraga sehingga bisa melahirkan prestasi baru bagi kampus maupun daerah," katanya.
Pada ajang Rektor Cup III UPG 45 NTT dan Timor Leste 2026, Kison tampil dominan di kelas berat 80–86 kilogram. Ia menaklukkan lawan-lawannya melalui kemenangan knock out (KO) pada ronde pertama babak penyisihan dan ronde kedua partai final.
Dia kemukakan hasil yang diperolehnya ini tidak lepas dari latihan disiplin serta kemampuan mengendalikan emosi dan strategi bertanding yang turut dipengaruhi ilmu manajemen yang dipelajarinya di bangku kuliah. Kini, Kison tengah mempersiapkan diri menghadapi dua agenda besar, yakni Kejuaraan Piala Gubernur NTT di Kabupaten Sabu Raijua yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober atau November 2026.
Even lainnya adalah seleksi Pra-PON NTT menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ia menargetkan mampu mempertahankan medali emas sekaligus membuka peluang mewakili NTT pada ajang olahraga nasional tersebut.
Menutup perbincangan, Kison mengajak mahasiswa dan generasi muda memanfaatkan waktu luang untuk mengikuti kegiatan yang produktif dan membangun karakter. Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi, olahraga, maupun aktivitas positif lainnya bukan hanya meningkatkan kemampuan diri, tetapi juga membuka peluang meraih prestasi serta menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terus berkembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....