Aturan Dasar Padel, Olahraga yang Sedang Naik Daun

  • 30 Nov 2025 00:02 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Popularitas padel yang meningkat di Indonesia membuat banyak masyarakat mulai penasaran dengan teknik dan aturan dasar olahraga raket asal Meksiko ini. Meski tampak mirip tenis, padel memiliki gaya permainan dan karakteristik yang berbeda, sehingga memerlukan pemahaman khusus bagi pemain pemula.

Salah satu aspek penting dalam padel adalah pegangan raket atau grip. Pemain dianjurkan menggunakan pegangan Continental, seperti memegang palu, karena cocok untuk berbagai jenis pukulan. Teknik ini memungkinkan transisi cepat dari forehand ke backhand, termasuk saat melakukan servis dan volley.

Servis dalam padel juga memiliki aturan khusus. Pemain harus memukul bola dengan ayunan bawah tangan atau underhand, dan bola dipukul di bawah pinggang. Setelah memantul satu kali di lantai, bola diarahkan secara diagonal menuju kotak servis lawan. Jika bola menyentuh dinding kawat setelah memantul, maka servis dianggap fault.

Selain servis, teknik pukulan groundstroke seperti forehand dan backhand menjadi dasar permainan. Pemain harus menguasai pukulan setelah pantulan lantai maupun setelah memantul dari dinding kaca, yang menjadi ciri khas padel. Penguasaan dinding sangat penting untuk bertahan dan membalikkan serangan lawan.

Teknik volley juga memainkan peran penting. Pukulan cepat yang dilakukan di dekat net ini sering digunakan untuk mengakhiri reli dan menekan lawan. Selain itu, pukulan lob dan smash menjadi senjata strategis, baik untuk bertahan maupun menyerang.

Dalam hal aturan, padel selalu dimainkan secara ganda dengan format dua lawan dua. Sistem skornya mengikuti tenis, yakni 15–30–40. Pertandingan berlangsung antara 45 hingga 90 menit tergantung intensitas permainan. Bola hanya boleh memantul satu kali di lapangan, namun boleh memantul dari dinding selama reli berlangsung.

Dengan teknik dasar yang mudah dipelajari dan aturan permainan yang sederhana, padel menawarkan pengalaman berolahraga yang menyenangkan dan kompetitif. Hal ini pula yang membuat olahraga ini semakin digemari masyarakat Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....