Padel, Olahraga Raket Modern Berkembang Pesat di Dunia

  • 30 Nov 2025 00:00 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Olahraga padel kini menjadi salah satu cabang dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Kombinasi unik tenis dan squash membuat padel digemari berbagai kalangan, termasuk di Indonesia yang mulai menaruh perhatian besar sejak 2024. Namun, sebelum mencapai popularitas global, padel memiliki sejarah panjang yang bermula dari halaman belakang sebuah rumah di Meksiko.

Padel ditemukan oleh pengusaha Meksiko, Enrique Corcuera, pada tahun 1969. Karena keterbatasan lahan untuk membangun lapangan tenis, Corcuera menciptakan lapangan kecil dengan dinding di sekelilingnya agar permainan tetap berlangsung. Ia menamai olahraga baru itu “Paddle Corcuera”, yang kemudian berkembang menjadi “padel”.

Pada dekade 1970-an, olahraga ini dibawa ke Spanyol oleh Pangeran Alfonso dari Hohenlohe dan diperkenalkan di Marbella Club. Dari Spanyol, padel menembus Argentina melalui Julio Menditeguy yang membangunnya sebagai olahraga populer di negara tersebut. Dua negara ini kini menjadi pusat perkembangan padel dunia.

Perkembangan global padel semakin pesat ketika Federasi Internasional Padel (FIP) dibentuk pada tahun 1991. Dengan organisasi resmi dan kalender kompetisi internasional, padel menarik minat jutaan pemain. Saat ini, diperkirakan lebih dari 25 juta orang bermain padel di lebih dari 110 negara.

Indonesia menjadi bagian dari gelombang global itu sejak 2024. Komunitas ekspatriat dari Spanyol dan Argentina di Jakarta dan Bali menjadi motor penggerak munculnya lapangan-lapangan padel. Dalam dua tahun, jumlah lapangan padel di tanah air meningkat pesat dan kini telah melampaui 100 unit.

Kehadiran padel di Indonesia menandai babak baru dalam perkembangan olahraga raket nasional. Komunitas dan akademi khusus mulai bermunculan, sementara turnamen amatir dan profesional kian sering digelar. Hal ini menunjukkan potensi padel sebagai cabang olahraga masa depan di Indonesia.

Dengan sejarah panjang dan perkembangan yang pesat, padel diprediksi akan terus mendapatkan tempat di hati masyarakat. Tren global yang positif juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengembangkan atlet dan industri olahraga raket yang lebih modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....